Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KOTA JUANG: BIREUEN MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN 1945-1949
Pengarang
M.YUSRIZAL - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1506101020032
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Yusrizal, M. 2019. Kota Juang: Bireuen Masa Revolusi Kemerdekaan 1945-1949. Pembimbing:
(1) Drs. Mawardi, M. Hum., M.A. (2) Drs. T. Abdullah, S.H., MA.
Kata Kunci: Kota Juang, Masa, Revolusi, Kemerdekaan
Penelitian yang berjudul “Kota Juang: Bireuen Masa Revolusi Kemerdekaan 1945-1949”, bertujuan menjelaskan peranan serta keadaan Kota Bireuen pada masa perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dalam kurun waktu 1945-1949. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah (historis) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dengan cara observasi, dokumentasi, tinjauan pustaka, dan wawancara. Sumber primer yang diperoleh meliputi, wawancara, dokumen, serta memoar yang ditulis pelaku dan saksi sejarah revolusi kemerdekaan di Bireuen. Hasil penelitian ini menunjukkan, Kota Bireuen memiliki andil besar selama masa revolusi kemerdekaan Indonesia tahun 1945-1949. Peranan Bireuen dalam masa revolusi kemerdekaan tidak hanya bersifat kedaerahan, tetapi peranan Bireuen berpengaruh pada kancah nasional, Indonesia. Adapun peran Bireuen dalam masa revolusi kemerdekaan dikelompokkan ke dalam 3 peranan besar, yaitu: (a) Bireuen sumber alutsista, hasil rampasan dari gudang-gudang senjata Jepang, (b) Bireuen Markas Besar TNI Divisi X Sumatera sebagai pusat komando untuk membendung dan menggempur Belanda di Medan Area, (c) Stasiun Siaran Radio Rimba Raya di Bireuen, membantah propaganda Belanda pada dunia internasional yang menyebutkan Indonesia telah dikuasai sepenuhnya oleh Belanda. Siaran bantahan Radio Rimba Raya menjadi salah satu penyebab tergiringnya Belanda pada Konferensi Meja Bundar (KMB) yang bermuara pada pengakuan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tiga peranan besar Bireuen serta didukung oleh peran-peran kecil lainnya, menjadikan Bireuen layak dinobatkan sebagai Kota Juang Masa Revolusi Kemerdekaan 1945-1949. Terjadinya peristiwa perebutan senjata Jepang, rapat raksasa, membendung serangan udara Belanda di Bireuen, serta peristiwa penting lainnya menjadi penguat Bireuen sebagai Kota Juang Masa Revolusi Kemerdekaan.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENINGGALAN KOLONIAL BELANDA DI KOTA BANDA ACEH PADA MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN, 1945-1949 (Farhan Fadillah, 2020)
HUSEIN YUSUF TOKOH PEJUANG ACEH MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN 1945-1949 (Inawati, 2024)
KOTA BANDA ACEH MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA 1945-1949 (Sri Gunarti, 2024)
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA LULUSAN SD DAN MI PADA SISWA KELAS I SMP NEGERI 3 KOTA JUANG, BIREUEN (Rossalinda, 2021)
IDENTIFIKASI CACING SETARIA SP. PADA SAPI ACEH YANG DIPOTONG DI KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN (Aisyah Kasturi, 2023)