<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6982">
 <titleInfo>
  <title>MANAJEMEN  GURU  BIMBINGAN  DAN  KONSELING DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA MTSN RUKOH BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Mutia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
 &#13;
Manajemen Guru bimbingan dan konseling merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu kegiatan, keberhasilan pelaksanaan bimbingan dan konseling sangat tergantung  pada manajemen guru bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana  manajemen guru bimbingan dan konseling dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan program bimbingan dan konseling pada MTsN Negeri Rukoh Banda Aceh. untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan  Pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Prosedur penelitian analisa data adalah reduksi data, display data dan verifikasi,  sedangkan subjek penelitian adalah guru bimbingan dan konseling, kepala sekolah, siswa dan pengawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan program bimbingan dan konseling dilaksanakan dengan  menganalisis  kebutuhan siswa  dan sekolah, serta merumuskan program tahunan, semesteran, bulanan, mingguan, dan harian. Serta menyusun rapat kerja (raker) dan rapat tim kecil. (2) Pelaksanaan  program bimbingan dan konseling belum berjalan dengan efektif. Hal ini  didasarkan pada pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling terkendala dengan jam pelajaran, belum adanya jam pelajaran secara khusus, kurangnya sumber daya guru bimbingan dan konseling sehingga permasalahan siswa tidak  efektif diselesaikan, (3) Evaluasi  program bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling belum terstruktur. Pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah hanya untuk memenuhi administrasi sekolah saja, sedangkan pengawas  selama ini bukan dari bidang bimbingan dan konseling, sehingga fungsi pengawasan belum berjalan efektif.&#13;
&#13;
Kata kunci: Manajemen Guru dan Layanan Bimbingan Konseling.</note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHERS - STUDENT RELATIONS</topic>
 </subject>
 <classification>371.102 3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>6982</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-07-08 15:58:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-21 13:58:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>