<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="69784">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA EKONOMI USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER MENGGUNAKAN PROBIOTIK LOKAL DALAM PAKAN CAMPURAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SRI YULIANA MANDASARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisa secara ekonomi pengaruh penggunaan probiotik lokal pada pakan campuran terhadap biaya produksi usaha ternak ayam broiler. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP), Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan 100 DOC (Day Old Chicken) strain coob dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan 4 ulangan. Setiap ulangan merupakan unit percobaan yang masing-masing terdiri dari 5 ekor anak ayam broiler. Pemberian probiotik lokal dengan dosis berbeda kedalam 30% bahan pakan campuran yang tersusun dari dedak padi dan dedak jagung dengan level penggunaan 10, 15, dan 20 ml dicampurkan dengan ransum komersil ayam broiler R511. Hasil penelitian menunjukkan pemberian probiotik lokal pada pakan campuran, secara ekonomis layak digunakan sampai pemberian 20 ml/kg, dapat menekan biaya produksi dibandingkan tanpa pemberian probiotik lokal pada 100% ransum komersil (P0+).</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>69784</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-02-16 22:33:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-17 15:47:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>