Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI KECAMATAN PIDIE
Pengarang
RAHMAYANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0806101070017
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
306.81
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci: Masyarakat dan Pernikahan Dini
Penelitian ini berjudul “Tanggapan Masyarakat Terhadap Pernikahan Dini di
Kecamatan Pidie”. Yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1)
Bagaimana tanggapan masyarakat terhadap pernikahan dini di kecamatan Pidie, 2)
Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadi pernikahan dini di kecamatan Pidie .
Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan tanggapan masyarakat terhadap pernikahan
dini di kecamatan Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan
metode yang digunakan adalah metode diskriptif yaitu suatu cara yang
memungkinkan untuk mengetahui keadaan atau kondisi yang sedang terjadi dewasa
ini. Subjek penelitian ini adalah 15 warga masyarakat Kecamatan Pidie yang diambil
dari tiga Desa yaitu Desa Mesjid Utue, Desa Puli, dan Desa Coet Geulumpang.
Penetapan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling.
Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil wawancara dianalisis
melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan
masyarakat terhadap pernikahan dini yang terjadi di Kecamatan Pidie adalah
sebagian besar mayarakat memberikan tanggapan yang negatif terhadap pernikahan
dini. Kesimpulan tanggapan masyarakat terhadap pernikahan dini di Kecamatan
Pidie secara keseluruhan memberikan respon yang negatif hal ini dipengaruhi oleh
pola pikir masyarakat yang sudah maju seiring dengan perkembangan zaman saat
sekarang ini . Saran kepada Pemerintah setempat perlu kiranya melakukan
penyuluhan kepada masyarakat di kecamatan Pidie khususnya di Desa yang masih
kurang pemahaman tentang dampak negatif dari pernikahan dini baik bagi kesehatan,
kesejahteraan, kependudukan maupun terhadap kelangsungan rumah tangga
seseorang yang melakukan pernikahan dini, dengan cara melibatkan semua unsur
yang berkepentingan seperti Dinas Kesehatan, BKKBN, dan Aparatur desa yang ada
di kecamatan Pidie.
Tidak Tersedia Deskripsi
PREVALENSI PERNIKAHAN DINI KABUPATEN ACEH BESAR (JULI AMIRA MAULIDAR, 2020)
PENGARUH PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP KEBERLANJUTAN PENDIDIKAN DI KECAMATAN PANTE BIDARI ACEH TIMUR (PUTRI NANDA, 2023)
PERAN DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA DALAM MENANGANI PERNIKAHAN USIA DINI DI KABUPATEN BENER MERIAH (Irwandi, 2021)
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI DESA KAMPUNG JAWA KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES (Nuri Aziza Sadewi, 2025)
RELASI PERNIKAHAN DINI TERHADAP KEHARMONISAN RUMAH TANGGA (STUDI PADA MASYARAKAT DESA BLANGTINGKEUM KECAMATAN SEULIMUM KABUPATEN ACEH BESAR) (NORA FITRIA, 2018)