Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENINGGALAN KOLONIAL BELANDA DI KOTA BANDA ACEH PADA MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN, 1945-1949
Pengarang
Farhan Fadillah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1506101020004
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Semangat anti kolonial yang bergelora dalam rakyat Aceh sejak Perang Aceh sampai masa revolusi tidak pernah padam. Dalam upaya mempertahankan Aceh dari kemungkinan kembalinya kolonialisme Belanda ke Aceh pasca perang, rakyat Aceh banyak yang berjuang di Front Medan Area. Namun, menariknya semangat anti kolonial tersebut tidak berimbas pada infrastruktur peninggalannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi serta proses peralihan infrastruktur peninggalan Kolonial Belanda di Kota Banda Aceh pada masa Revolusi Kemerdekaan Indonesia 1945-1949. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh berupa dokumen terkait peninggalan Kolonial serta peristiwa revolusi kemerdekaan, wawancara dengan para saksi sejarah yang hidup pada masa revolusi, dan observasi peninggalan kolonial di Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur peninggalan kolonial di Kota Banda Aceh pada masa revolusi kemerdekaan tetap dipergunakan oleh rakyat demi kepentingan nasional. Infrastruktur peninggalan kolonial tidak ada yang dihancurkan. Akan tetapi, terdapat aksi-aksi perusakan berupa menempelkan pamflet-pamflet maupun coret-coret terhadap gedung-gedung yang bertujuan untuk menyebarkan kabar kemerdekaan. Ketika terjadinya peralihan kekuasaan dari tangan Jepang ke rakyat Aceh, membuat bangunan-bangunan awalnya dikuasai Jepang telah berada di tangan rakyat Aceh pula. Dalam pemanfaatan peninggalan kolonial di masa revolusi kemerdekaan, umumnya dimanfaatkan sesuai fungsi awalnya. Akan tetapi, terdapat pula beberapa peninggalan yang mengalami alih fungsi sesuai dengan kebutuhan yang mendesak pada saat itu.
Tidak Tersedia Deskripsi
KOTA JUANG: BIREUEN MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN 1945-1949 (M.YUSRIZAL, 2020)
KOTA BANDA ACEH MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA 1945-1949 (Sri Gunarti, 2024)
PEMUKIMAN MILITER PENINGGALAN BELANDA DI BANDA ACEH (KAJIAN KOMPARASI PERKEMBANGAN PEMUKIMAN MILITER DI NEUSU JAYA DAN KUTA ALAM, 1900-2015) (Maisal Gusri Daulay, 2017)
STUDI KONSEP ARSITEKTUR FASADE RUMAH KOLONIAL DI KOTA BIREUEN (Riza Fitri, 2024)
HUSEIN YUSUF TOKOH PEJUANG ACEH MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN 1945-1949 (Inawati, 2024)