Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PEMETAAN STRUKTUR SITUS ARKEOLOGI COT SIDI ABDULLAH MENGGUNAKAN METODE DC-RESISTIVITY
Pengarang
AGUS HARI PRAMANA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1609200260005
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Metode geofisika memiliki peranan penting dalam kajian arkeologi karena dapat memetakan keberadaan suatu situs tanpa perlu merusak situsnya. Dalam penelitian ini, telah diaplikasikan Metode DC-Resistivity pada salah satu cagar budaya Cot Sidi Abdullah di Desa Kuta Krueng, Kecamatan Samudra Pasai, Kabupaten Aceh Utara. Data geolistrik diukur pada 8 lintasan sejajar dari arah utara - selatan sepanjang bangunan Cot Sidi Abdullah. Untuk mendapatkan gambaran yang detil tentang keberadaan bangunan Cot Sidi Abdullah di bawah permukaan telah dilakukan pengukuran dengan jarak lintasan yang relatif rapat yaitu 5 meter dengan spasi elektroda 0,5 meter. Penelitian ini juga diukur data geolistrik dengan spasi elektroda 1 meter. Hal itu dilakukan untuk melihat resolusi model yang dihasilkan. Berdasarkan hasil model penampang diperoleh 3 zona, dimana kawasan tersebut relatif bersifat konduktif dengan nilai resistivitas berkisar antara 0,1 – 80 ?m. Zona resistif dan zona sangat resistif dengan nilai reistivitas berkisar antara 100 – 600 ?m yang terdapat pada dekat permukaan dengan ketebalan dengan ketebalan 1 meter. Keberadaan zona resistif tersebut terdapat secara merata di semua lintasan yang umumnya berada di tengah – tengah lintasan. Kawasan diluar bangunan benteng relatif bersifat konduktif. Keberadaan zona resistif tersebut dapat diprediksikan sebagai bagian dari Situs Cot Sidi Abdullah yang tertimbun dibawah permukaan berupa material pasir. Diluar dari lokasi bangunan benteng, distribusi sifat tanah yang relatif konduktif disebabkan oleh adanya intrusi air laut yang terdapat disekeliling daerah itu, yaitu area tambak dan sungai. Sedangkan pada bagian tengah dari profil relatif lebih resistif karena struktur bangunan berupa batu bata di sekeliling benteng menahan intrusi air laut masuk ke tengah. Hasil rekontruksi menunjukkan bahwa bangunan Situs Cot Sidi Abdullah memiliki luasan sekitar 26 m x 35 m dengan bangunan sekeliling berupa batu bata dengan ketebalan bangunan situs 1,5 meter. Sedangkan bagian tengah adalah timbunan pasir yang tidak dipengaruhi oleh air asin.
Kata kunci: Metode geofisika, Arkeologi, Cot Sidi Abdullah, Metode DC-Resistivity, Resolusi Model, Rekontruksi
Tidak Tersedia Deskripsi
REKONSTRUKSI SITUS ARKEOLOGI COT SIDI ABDULLAH BERDASARKAN ANOMALI MEDAN MAGNETIK TOTAL (Siti Nurmaliza, 2022)
PEMETAAN STRUKTUR SITUS ARKEOLOGI COT SIDI ABDULLAH MENGGUNAKAN METODE DC-RESISTIVITY (AGUS HARI PRAMANA, 2020)
REKONSTRUKSI BANGUNAN SITUS COT SIDI ABDULLAH DI ACEH UTARA MENGGUNAKAN METODE GRAVITY (NOVIA PURNAMA SARI, 2020)
INTERPRETASI ANOMALI MEDAN MAGNETIK TOTAL PADA BENTENG KUTA BATEE, TRUMON, ACEH SELATAN (Badrul Munir, 2023)
PEMETAAN SITUS KUTA LUBOK BERDASARKAN DATA VERY LOW FREQUENCY (VLF) (Muhammad Yanis, 2013)