Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EFEKTIVITAS FUMIGAN EKSTRAK KULIT BUAH JERUK SIAM (CITRUS NOBILIS) SEBAGAI PESTISIDA NABATI PADA NYAMUK CULEX SP.
Pengarang
JAUHARATI NASSAF - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1506103010048
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Nassaf, Jauharati. (2020). Efektivitas Fumigan Ekstrak Kulit Buah Jeruk Siam (Citrus nobilis) Sebagai Pestisida Nabati pada Nyamuk Culex sp. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dr. Safrida, S.Pd., M.Si., (2) Devi Syafrianti, S.Pd., M.Si
Kata Kunci: Pestisida Nabati, Jeruk Siam, Culex sp.
Pestisida nabati merupakan pestisida berbahan alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Kulit buah jeruk siam (Citrus nobilis) merupakan salah satu limbah yang dapat dijadikan sebagai bahan utama pestisida nabati karena mengandung senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak kulit buah jeruk siam yang berpengaruh pada mortalitas nyamuk Culex sp, dan untuk mengetahui jarak waktu pemaparan ekstrak kulit buah jeruk siam yang berpengaruh pada nyamuk Culex sp. Jenis penelitian ini eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial terdiri dari tujuh variasi perlakuan dan tiga waktu pengamatan. Perlakuan yang diberikan adalah konsentrasi ekstrak kulit buah jeruk 0% (P0) sebagai kontrol negatif, 30% (P1), 45% (P2), 60% (P3), 75% (P4), 90% (P5), dan produk komersil (P6) sebagai kontrol positif dengan waktu pengamatan 20 menit, 40 menit, dan 60 menit, perlakuan dilakukan dengan empat kali ulangan. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANAVA) dan dilakukan uji lanjut berupa Beda Nyata Jujur (BNJ) serta dilakukan analisis regresi probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata kematian nyamuk terendah adalah pada konsentrasi 30% dengan waktu pengamatan 20 menit yaitu sebesar 5% sementara kematian nyamuk tertinggi adalah pada konsentrasi 90% dengan waktu pengamatan 60 menit yaitu sebesar 100%. Hasil uji probit diperoleh bahwa nilai konsentrasi ekstrak yang menyebabkan 50% (LC50) kematian nyamuk Culex adalah 49,86%. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ektrak kulit buah jeruk siam berpengaruh terhadap mortalitas nyamuk Culex dan jarak waktu pemaparan ekstrak kulit buah jeruk siam berpengaruh terhadap mortalitas nyamuk Culex dengan waktu optimal selama 60 menit.
Tidak Tersedia Deskripsi
UJI DAYA LARVASIDA EKSTRAK METANOL KULIT JERUK KEPROK (CITRUS NOBILIS LOUR) TERHADAP LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI INSTAR IV (Aldilla rizky, 2023)
UJI DAYA LARVASIDA EKSTRAK METANOL KULIT JERUK KEPROK (CITRUS NOBILIS LOUR) TERHADAP LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI INSTAR IV (Aldilla Rizky, 2015)
PENGARUH CAMPURAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) DENGAN DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA) TERHADAP TINGKAH LAKU DAN MORTALITAS RNLARVA INSTAR III NYAMUK AEDES AEGYPTI (Mutiara Rahmadani, 2024)
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN JERUK PURUT (CITRUS HYSTRIX) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI PEMBASMI LARVA INSTAR III CULEX SP (Rika Novera, 2016)
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN EUKALIPTUS (EUCALYPTUS UROPHYLLA) SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP MORTALITAS LARVA CULEX QUINQUEFASCIATUS INSTAR III (MIFTAHUL JANNAH, 2017)