MORFOLOGI DAN SEBARAN KARBOHIDRAT PADA KELENJAR SALIVA BIAWAK AIR(VARANUS SALVATOR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MORFOLOGI DAN SEBARAN KARBOHIDRAT PADA KELENJAR SALIVA BIAWAK AIR(VARANUS SALVATOR)


Pengarang

Alfajri Saputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1002101010011

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

636.082

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan mengetahui morfologi dan sebaran karbohidrat pada
kelenjar saliva biawak air (Varanus salvator). Penelitian menggunakan tiga
kelenjar saliva yang terdiri atas : kelenjar lingualis, sublingualis, dan mandibularis
dari satu ekor biawak air jantan dewasa. Kelenjar saliva difiksasi dengan larutan
paraformaldehide 4% secara perfusi dan immersi. Pengamatan morfologi anatomi
dilakukan secara langsung terhadap letak, bentuk, pengukuran panjang dan berat
kelenjar. Pengamatan struktur histologi dilakukan setelah pembuatan preparat
histologi yang diwarnai dengan pewarnaan hematoksilin eosin (HE). Sebaran
karbohidrat dideteksi dengan pewarnaan alcian blue (AB) pH 2,5 dan periodic
acid Schiff (PAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelenjar lingualis biawak
tidak bisa diamati secara langsung karena terletak di bawah lapisan epitel lidah.
Kelenjar sublingualis berada di ventrolateral lidah berjumlah sepasang. Kelenjar
mandibularis berjumlah sepasang terdapat di ventral kelenjar sublingualis,
diantara os mandibula kanan dan kiri. Berdasarkan karakteristik morfologi,
kelenjar lingualis, sublingualis, dan mandibularis biawak air merupakan kelenjar
tubuloasinar kompleks dengan tipe sel seromukus pada kelenjar lingualis dan
sublingualis serta sel serous pada kelenjar mandibularis. Hasil kajian histokimia
diketahui kelenjar lingualis dan sublingualis memperlihatkan reaksi positif
terhadap pewarnaan AB pH 2,5 dan PAS dengan intensitas lemah (+) sampai kuat
(+++) yang tersebar pada bagian sitoplasma sel, sedangkan pada bagian sekreta
menunjukan reaksi negatif (-) sampai lemah (+). Bagian sitoplasma sel kelenjar
mandibularis memperlihatkan reaksi negatif (-) terhadap pewarnaan AB pH 2,5
namun bereaksi positif terhadap PAS dengan intensitas lemah (+) sampai kuat
(+++). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketiga kelenjar saliva
merupakan kelenjar tubuloasinar kompleks dengan tipe sel seromukus pada
kelenjar lingualis dan sublingualis dan tipe sel serous pada kelenjar mandibularis.
Kelenjar lingualis dan sublingualis mengandung karbohidrat asam dan netral
sedangkan kelenjar mandibularis hanya mengandung karbohidrat netral.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK