KAJIAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN JALUR SEPEDA DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KAJIAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN JALUR SEPEDA DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Sari Irma Wati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200060017

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

711.4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KAJIAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN JALUR SEPEDA DI KOTA BANDA ACEH

Oleh :
Sari Irma Wati
NIM. 1209200060017

Komisi Pembimbing :
1. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M. Sc, Eng
2. Dr. Renni Anggraini, S.T., M.Eng

ABSTRAK

Seiring dengan bertambahnya pengguna sepeda di Kota Banda Aceh, pemko telah membangun jalur khusus sepeda yang merupakan salah satu langkah mewujudkan Kota Banda Aceh sebagai kota hijau. Akan tetapi, pembangunan jalur sepeda di tujuh ruas jalan tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Salah satu hal yang mengkhawatirkan dari kegiatan bersepeda yaitu jaminan keselamatan yang relatif lemah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting jalur sepeda di Kota Banda Aceh, mengetahui persepsi masyarakat dan komunitas sepeda terhadap pembangunan jalur sepeda, dan rencana pemerintah kota untuk jalur sepeda ke depan. Penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan pengamatan secara langsung di lokasi penelitian, membagikan kuesioner untuk mengetahui persepsi responden dan wawancara kepada para key informant. Pengolahan dan analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis data hasil kuesioner menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebar jalur sepeda bervariasi (1,5 m- 3,5 m), karena ke tujuh jalur sepeda tersebut mengikuti ruas jalan yang telah ada dan pada Qanun RTRW Kota Banda Aceh tidak dibahas mengenai rencana penyediaan jalur sepeda terhadap ruas jalan yang akan dibangun. Berdasarkan pengamatan jalur sepeda yang tersedia kurang memberikan rasa aman dan nyaman, karena permukaan jalur tersebut masih memberikan getaran bagi pesepeda, marka jalur sepeda yang tertimpa oleh marka lajur lalu lintas, jalur yang tertutup oleh ranting pohon dan sampah serta masih banyak kendaraan parkir dan pedagang kaki lima. Hal ini juga sesuai dengan hasil survei ke responden menyatakan kurang setuju terhadap kenyamanan dan keamanan dari jalur sepeda yang telah tersedia di Kota Banda Aceh sebesar 71,54% dan 79,22%. Persepsi masyarakat dan komunitas sepeda terhadap program pemerintah yang mewajibkan penyediaan jalur sepeda di jalan protokol menunjukkan 90,77% responden setuju. Rencana pemko terhadap jalur sepeda di masa yang akan datang yaitu masyarakat dapat menggunakan sepeda sebagai transportasi jarak dekat dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan Trans Kuta Raja sehingga Kota Banda Aceh dapat terwujud menjadi kota hijau.

Kata kunci: kota hijau, persepsi responden, jalur sepeda, Kota Banda Aceh, keamanan dan kenyamanan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK