PREPARASI MEMBRAN ULTRAFILTRASI (UF) ANTI-DUAL FOULING BERBASIS MATERIAL HYBRID NANO(GINGER-SILIKA) (NG-SIO¬2) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PREPARASI MEMBRAN ULTRAFILTRASI (UF) ANTI-DUAL FOULING BERBASIS MATERIAL HYBRID NANO(GINGER-SILIKA) (NG-SIO¬2)


Pengarang

Afrillia Fahrina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1804203010014

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S2) / PDDIKTI : 24101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Fouling merupakan peristiwa tersumbatnya pori-pori membran karena terjadinya adsorpsi zat-zat organik ke permukaan membran. Fouling menyebabkan permeabilitas menurun, tekanan operasi meningkat, dan usia pakai membran berkurang. Dalam pengolahan limbah, fouling pada membran dapat disebabkan oleh aktivitas mikroba yang menghasilkan biofilm (biofouling) atau zat-zat organik seperti protein, lemak, dan polisakarida (organic fouling). Oleh karena itu, dibutuhkan modifikasi pada bahan penyusun membran untuk mencegah terjadinya biofouling dan organic fouling. Pada penelitian ini, disintesis suatu nanomaterial hybrid dari ekstrak jahe (Zingiber Officinale Roscoe) dan nanosilika untuk mencegah biofouling dan organic fouling pada membran polyvinylidene flouride (PVDF). Material hybrid nano (ginger-silika) (NG-SiO2) diblend pada larutan membran dengan berbagai variasi konsentrasi. Sebagai pembanding, aditif nanoginger (NG) dan nanosilika (SiO2) juga ditambahkan ke dalam membran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan material NG-SiO2 1% mampu menurunkan nilai water contact angle (WCA) membran terbesar hingga 13°. Membran PVDF/ NG-SiO2 juga menghasilkan fluks air murni tertinggi dibandingkan membran lainnya yaitu 9,89 LMH. Pada pengujian anti-bakteri dengan metode Kirby Bauer, membran PVDF/nanoginger (NG) memiliki zona hambat terbesar melawan E. Coli dan S. Aureus dibandingkan membran PVDF/NG-SiO2, sedangkan membran PVDF/SiO2 dan membran tanpa aditif tidak menunjukkan kemampuan anti-bakteri. Rejeksi BSA tertinggi diperoleh dari membran PVDF tanpa aditif sebesar 72% dan flux recovery ratio (FRR) terbaik dicapai oleh membran tanpa aditif dan memban PVDF/SiO2 yaitu 95,11% dan 97,02%, berturut-turut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK