Prarancangan Pabrik Hidrogen Dari Gas Alam Menggunakan Proses Steam Reforming Dengan Kapasitas 15.000 Ton/Tahun | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

Prarancangan Pabrik Hidrogen Dari Gas Alam Menggunakan Proses Steam Reforming Dengan Kapasitas 15.000 Ton/Tahun


Pengarang

Cut Kemalasari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604103010067

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

670

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Gas Hidrogen diperoleh melalui proses Cracking atau yang biasa disebut Steam Reforming antara gas alam dan steam dengan bantuan katalis Nikel di dalam reaktor tungku pipa pada temperatur tinggi dan tekanan yang tinggi sehingga akan dihasilkan gas hydrogen dan karbon monoksida, karena karbon monoksida tidak diinginkan maka karbon monoksida direaksikan dengan steam di dalam catalytic fixed multibed reactor yang disebut high temperature shift dimana dihasilkan gas hidrogen dengan karbon dioksida.
Pabrik pembuatan gas hidrogen ini direncanakan berproduksi dengan kapasitas 958,81 kg/jam dengan masa kerja 300 hari dalam satu tahun. Lokasi pabrik direncanakan di daerah Dumai, Pekanbaru, Riau dengan luas areal 15.855 m2. Tenaga kerja yang dibutuhkan 161 orang dengan bentuk badan usaha Perseroan Terbatas (PT) yang dipimpin oleh seorang Direktur dengan struktur organisasi sistem garis dan staff.
Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut;
a. Fixed Capital Investment = Rp. 155.862.124.904,-
b. Working Capital Investment = Rp. 27.505.080.865,-
c. Total Capital Investment = Rp. 183.367.205.770,-
d. Total Biaya Produksi = Rp. 183.225.968.257,-
e. Hasil Penjualan = Rp. 235.665.729.288,-
f. Laba bersih = Rp. 39.329.820.774,-
g. Pay Out Time (POT) = 3,3 tahun
h. Break even Point (BEP) = 54 %
i. Rate of Return (ROR) = 21 %
Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis di atas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik hidrogen dari gas alam ini layak untuk dilanjutkan ke tahap rancangan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK