Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HAMBATAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PENCAK SILAT PADA SMP NEGERI SE-KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT
Pengarang
MUSLIM - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0806104070012
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
796.07
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci : hambatan guru, Pencak Silat
Penelitian yang berjudul “Hambatan Guru Pendidikan Jasmani dalam Penerapan Proses Belajar Mengajar Pencak Silat pada SMP Negeri Se-Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat”. Kurikulum pembelajaran pendidikan jasmani baik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pencak Silat juga masuk ke dalam kurikulum pendidikan jasmani. Namun di Kabupaten Aceh Barat khususnya penerapan Pencak Silat sebagai salah satu kurikulum belum dilaksanakan oleh guru pendidikan jasmani. Penelitian ini mengangkat masalah apa saja hambatan yang di alami guru pendidikan jasmani dalam penerapan Pencak Silat pada SMP Negeri Se-Kecamatan Johan Pahlawan. Penelitian ini bertujuan mengetahui apa saja hambatan yang di alami guru pendidikan jasmani dalam penerapan Pencak Silat pada SMP Negeri Se-Kecamatan Johan Pahlawan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru bidang studi Penjasorkes SMP Negeri Se-Kecamatan Johan Pahlawan. Sampel yang digunakan teknik total sampling. Total sampling dalam penelitian ini adalah seluruh guru bidang studi Penjasorkes di SMP Negeri Se-Kecamatan Johan Pahlawan, yaitu SMP Negeri 1 Johan Pahlawan yang terdiri dari tiga orang guru, SMP Negeri 2 Johan Pahlawan yang terdiri dari tiga orang guru, SMP Negeri 3 Johan Pahlawan yang terdiri dari tiga orang guru bidang studi, SMP Negeri 4 Johan Pahlawan yang terdiri dari tiga orang guru, dan SMP Negeri 5 Johan Pahlawan yang terdiri dari tiga orang guru bidang studi. Metode penelitian dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan mengedarkan angket. Berdasarkan hasil penerapan guru pada pembelajaran Pencak Silat di sekolah menunjukkan 5 responden memilih jawaban sering (33,3%), sebanyak 3 responden memilih jawaban pernah (20%), sebanyak 6 responden memilih jawaban kadang-kadang (40%), dan sebanyak 1 responden memilih jawaban tidak pernah (6,7%). Disarankan kepada guru-guru bidang studi Penjasorkes untuk dapat meningkatkan proses pembelajaran dengan pemilihan sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang dikembangkan oleh satuan pendidikan. Sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa demi kemajuan pendidikan di masa yang akan datang.
Tidak Tersedia Deskripsi
EKSISTENSI PENCAK SILAT TRADISIONAL KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (RAHMAT NIRWAN, 2019)
ANALISIS GAYA MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR BANDA ACEH (SYAHRIL, 2019)
KESIAPAN GURU PPKN DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING RNDI SMA KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT (NORA MARIANTIKA, 2022)
LITERASI DIGITAL GURU GEOGRAFI SMA/MA DI KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT (Khaznina Sari, 2022)
PERAN GURU PENJASKES DALAM MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA SMPN UNGGUL ALI HASJMY (MUHAMMAD ZAKI, 2022)