<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="69326">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN UMUR DENGAN KUAT TEKAN BETON YANG MENGGUNAKAN CANGKANG SAWIT SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR DENGAN FAS 0,40</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HERMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Beton merupakan suatu bahan komposit dari beberapa material, yang bahan&#13;
utamanya terdiri dari campuran antara semen, agregat halus, agregat kasar&#13;
(cangkang sawit), air atau bahan lain yang berfungsi sebagai pengikat hidrolis.&#13;
Dengan semakin banyaknya penggunaan beton sebagai bahan konstruksi, bahan&#13;
baku pembentuk beton yang terdapat di alam semakin menurun dan tidak dapat&#13;
diperbaharui. Hal ini yang mendorong peneliti menambahkan bahan-bahan yang&#13;
sifatnya hampir sama dengan bahan pembentuk beton normal. Salah satunya&#13;
adalah pemanfaatan cangkang sawit sebagai bahan pengganti agregat pada beton.&#13;
Dalam penelitian ini menggunakan cangkang sawit yang lolos ayakan 19,1 mm&#13;
sebagai bahan pengganti agregat kasar pada beton normal. Fas yang digunakan&#13;
0,40 dengan menggunakan variasi umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Untuk&#13;
mendapatkan hasil pada penelitian ini penulis menguji kuat tekan beton yang&#13;
agregat kasarnya sudah diganti dengan cangkang sawit. Hasil pengujian diperoleh&#13;
data kuat tekan rata-rata beton cangkang sawit pada umur 7 hari, 14 hari dan 28&#13;
hari sebesar 11,88 MPa, 13,90 MPa dan 15,88MPa. Perbandingan kuat tekan&#13;
beton pada umur 7 hari sebesar 0,74 pada umur 14 hari sebesar 0,87 dan pada&#13;
umur 28 hari  sebesar 1,00. Dari data pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa&#13;
beton yang menggunakan cangkang sawit perbandingan kekuatan tekan betonnya&#13;
lebih tinggi dibandingkan dengan beton biasa dan semakin tua umur beton&#13;
semakin tinggi kekuatan beton yang di dapat.&#13;
Kata Kunci :Pengganti agregat kasar, cangkang sawit,dan umur beton.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>69326</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-28 16:57:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-29 09:08:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>