<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="69104">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ALGA MERAH DENGAN POLYVINYLPIRROLIDONE-SODIUM HYALURONATE GEL TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PADA TIKUS PUTIH.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZUHRA MARFIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyembuhan luka dapat dilakukan melalui pemberian obat dari bahan alami seperti alga merah (Gracilaria verrucosa) yang mengandung senyawa antibakteri dan antioksidan atau dengan obat sintetis seperti polyvinylpirrolidone-sodium hyaluronate gel. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pengaruh ekstrak alga merah dengan polyvinylpirrolidone-sodium hyaluronate gel terhadap penyembuhan luka pada tikus putih (Rattus norvegicus). Metode penelitian ini adalah laboratorium eksperimental dengan menggunakan 10 ekor tikus putih yang dibagi ke dalam 2 kelompok. Setiap kelompok diberi perlukaan pada gingiva labial mandibula sepanjang 5 mm dengan kedalaman mencapai tulang alveolar. Setiap kelompok diaplikasikan gel ekstrak alga merah dan polyvinylpirrolidone-sodium hyaluronate gel secara topikal pada pagi dan sore hari. Pengamatan ukuran luka dilakukan setiap hari sampai sembuh. Hasil penelitian menunjukkan kelompok perlakuan tikus yang diaplikasikan ekstrak alga merah memiliki rata-rata lama penyembuhan luka yaitu 12,60 hari dan kelompok kontrol yang diaplikasikan polyvinylpirrolidone-sodium hyaluronate gel memiliki rata-rata lama penyembuhan luka yaitu 13,60 hari. Hasil ini menunjukkan kelompok perlakuan yang diaplikasikan ekstrak alga merah lebih cepat terjadi penyembuhan luka dibanding kelompok kontrol yang diaplikasikan polyvinylpirrolidone-sodium hyaluronate gel dengan uji Mann-whitney menunjukkan nilai p=0,031 (p</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>69104</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-23 12:38:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-23 14:38:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>