<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="69012">
 <titleInfo>
  <title>SOLUSI SOLITON ON-SITE TIDAK TRIVIAL PADA PERSAMAAN STASIONER KUBIK-KUINTIK DISKRIT NONLINEAR SCHRODINGER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Haves Qausar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membahas tentang persamaan stasioner kubik-kuintik diskrit nonlinier Schrodinger. Persamaan ini menarik untuk dikaji karena ia memiliki so-¨&#13;
lusi khusus yang dikenal dengan soliton. Solusi ini memiliki profil dan kecepatan&#13;
tetap ketika merambat dan dalam konteks aplikasi di bidang optik, soliton juga dapat direkayasa sebagai pembawa informasi yang dapat merambat pada media dengan jarak tempuh yang sangat jauh tanpa mengalami gangguan yang berarti. Pada&#13;
tulisan ini hanya difokuskan pada soliton bertipe on-site (soliton yang memuncak&#13;
ditengah pada satu site). Metode pencarian solusi pada persamaan stasioner kubikkuintik diskrit nonlinier Schrodinger ini dibagi kedalam dua kasus. Kasus pertama¨&#13;
untuk parameter C bernilai nol dan solusi solitonnya yang dicari secara analitik.&#13;
Pada kasus ini solusi soliton dapat dinyatakan secara eksplisit, sehingga akan ditampilkan solusi solitonnya dan juga batasan pada parameter yang membuat solusi&#13;
berbentuk soliton on-site. Kasus kedua untuk parameter C tidak bernilai nol dan solusi solitonnya yang dicari menggunakan pendekatan numerik yakni Metode Trust&#13;
Region Dogleg. Pada kasus ini solusi solitonnya tidak dapat dinyatakan secara eksplisit, sehingga hanya akan ditampilkan batasan pada parameternya yang membuat&#13;
solusi berbentuk soliton on-site.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>69012</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-22 14:06:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-22 14:19:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>