TEKNIK DEMAND LOAD BALANCING ALGORITHM (DLBA) UNTUK MENINGKATKAN KINERJA KOMPUTASI PADA CLOUD COMPUTING | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

TEKNIK DEMAND LOAD BALANCING ALGORITHM (DLBA) UNTUK MENINGKATKAN KINERJA KOMPUTASI PADA CLOUD COMPUTING


Pengarang

NANDA SITTI NURFEBRUARY - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200200008

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Ketersediaan sumber daya menjadi isu penting di dalam pemanfaatan cloud computing. Teknik load balancing yang baik akan memaksimalkan sumber daya yang ada. Salah satu komponen load balancing dalam cloud computing adalah service broker yang bertugas mengendalikan lalu lintas routing antara userbase dengan data center. Service broker akan menyeleksi data center mana yang akan digunakan untuk menyelesaikan tugas/permintaan dari userbase. Pada service broker terdapat tiga kebijakan (algoritma) untuk menyelesaikan permintaan (request) tersebut yaitu berdasarkan jalur terdekat; berdasarkan kinerja terbaik; dan berdasarkan beban yang bekerja secara dinamis. Penelitian dibidang pengembangan algoritma dalam layanan broker telah banyak dilakukan, salah satunya dengan menggabungkan algoritma dinamis yaitu Equally Spread Current Execution (ESCE) dan Throttled (T). Penelitian ini mengembangkan algoritma hybrid dengan memperhatikan kinerja terbaik dan beban yang bekerja secara dinamis yang disebut sebagai Demand Load Balancing Algorithm (DLBA). Pengujian dilakukan dengan CloudAnalyst. Untuk tiga data center dengan metode iterasi beban dari 100 hingga 4000 didapatkan nilai threshold yaitu berada dibeban 2500. Dari nilai tersebut dilakukanlah simulasi dalam waktu request (peak hours) bersamaan dan berbeda serta di dalam region yang sama dan berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan memiliki cost computing dan response time yang rendah dibandingkan dengan algoritma Round Robin (RR), ESCE dan T. Hal ini menunjukan bahwa algorima DLBA lebih unggul dibandingkan algoritma RR, ESCE dan T. Hal ini memperlihatkan bahwa algoritma DLBA dapat mengurangi biaya dan meningkatkan kinerja cloud computing secara keseluruhan.

Kata kunci: Cloud Computing, Service Broker, Demand Load Balancing Algorithm (DLBA), Cloudanalyst.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK