<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="68926">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN MUSEUM SENI KONTEMPORER DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADINDA RIZKI RITONGA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Museum di Indonesia biasanya terkenal dengan kesan kuno dan tidak terawatnya. Tidak seperti museum luar negeri yang sering dikunjungi. Jenis museum yang akan dirancang adalah jenis yang di buat khususnya untuk mengakomodasi fungsi dari museum itu sendiri, dengan memamerkan/menampilkan karya-karya dari seniman Indonesia maupun dunia. Museum ini dirancang dengan tujuan edukasi untuk menyediakan pendidikan seni kepada masyarakat. Dan juga sebagai tempat rekreasi untuk orang-orang yang menyukai seni dan budaya sehingga dapat melihat dan menikmati karya-karya kontemporer, baik itu karya domestik maupun karya internasional. Museum ini dirancang menggunakan implementasi arsitektur metafora dikarenakan bentuknya yang harus lebih unik dibandingkan bangunan lain. Dengan maksud untuk menyediakan identitas museum dan juga menarik pengunjung. Pendekatan dasar yang digunakan sebagai referensi dalam menyusun perecanaan dan perancnagan dari museum seni kontemporer ini adalah dari aspek fungsional, kontekstual, dan arsitektural yang diharapkan menjadi sebuah rancangan yang baik yang dapat mengakomodasi kebutuhan pengunjung dari berbagai kalangan.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>68926</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-21 15:44:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-21 15:48:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>