Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS REMBESAN DI BAWAH BANGUNAN UTAMA BENDUNG BATE CUT LEM KABUPATEN BIREUEN
Pengarang
Zulfazly Putra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0904101010038
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
627.86
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Bendung berfungsi untuk meninggikan elevasi muka air dari sungai yang di bendung sehingga air dapat disadap dan dialirkan lewat bangunan pengambilan untuk keperluan air irigasi. Dalam pembuatan bendung harus memperhatikan persyaratan keamanan terhadap rembesan, karena sering terjadi hal-hal seperti jalannya aliran air atau rembesan air yang mengakibatkan timbulnya gaya-gaya yang terdapat di bawah bangunan utama bendung. Perhitungan ini bertujuan untuk mengetahui seepage, piping, dan uplift pressure pada kondisi muka air normal dan muka air banjir. Ruang lingkup penelitian di bawah bangunan utama bendung ini meliputi penentuan geometrik bangunan utama bendung dan menganalisis seepage, serta memperhitungkan bahaya piping, dan uplift pressure. Data skunder meliputi data parameter tanah dan gambar design bendung diperoleh dari Dinas Pengairan Aceh. Oleh sebab itu pembangunan bendung diupayakan tidak terjadi rembesan yang berlebihan atau melewati batas rembesan. Bila rembesan yang berlebihan ini tidak diantisipasi maka sewaktu-waktu bendung tersebut dapat longsor dan runtuh yang menyebabkan kerugian. Analisis rembesan di bawah bangunan utama bendung ini ditinjau pada bentuk geometrik memanjang bendung, dengan menggunakan Metode Forcheimer. Pada kondisi muka air normal menghasilkan debit rembesan sebesar 1,49 x 10-6 m3/dtk dengan angka keamanan terhadap piping sebesar 3,46 dan nilai uplift pressure sebesar 929,38 kN/m2. Pada kondisi muka air banjir menghasilkan debit rembesan sebesar 1,70 x 10-6 m3/dtk dengan angka keamanan terhadap piping sebesar 3,03 dan nilai uplift pressure sebesar 979,86 kN/m2. Hasil ini menunjukan aman terhadap debit rembesan dimana debit rembesan 100 tahun sebesar 178,37 m3/dtk. Faktor keamanan piping lebih besar dari 3 dan momen yang terjadi sebesar 73338,01 ton.m. Ini menandakan bahwa struktur bangunan aman terhadap rembesan, bahaya piping, dan uplift pressure.
Kata kunci : bendung, faktor keamanan, seepage, piping, uplift pressure
Tidak Tersedia Deskripsi
PERENCANAAN HIDROLIS BENDUNG IRIGASI LAMBAYONG DESA JAMUAN KECAMATAN NISAM KABUPATEN ACEH UTARA (Alfi Syahendra Ismail, 2024)
PERENCANAAN HIDROLIS BENDUNG ALONG KABUPATEN SIMEULUE (Syaiful Halim, 2024)
REVIEW DESIGN BENDUNG ALUE GEUREUTUT KABUPATEN BIREUEN (EMA RAHMITA, 2017)
PERENCANAAN HIDROLIS BENDUNG LHOK GUCI KABUPATEN ACEH BARAT PROVINSI ACEH (Dwito Salindra, 2023)
REVIEW DESIGN BENDUNG SIGULAI KABUPATEN SIMEULUE PROVINSI ACEH (BERYL CHOLIQ AR, 2017)