<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="68910">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN MUSEUM KOPI ACEH DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUAZZAH SHAVIRA YUSUF</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh merupakan  salah satu provinsi yang menjadi produsen kopi terbesar di Indonesia. Kopi memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan ekonomi. Meminum kopi telah menjadi budaya yang mentradisi  di Aceh. Hampir disetiap sudut kota Banda Aceh tersedia warung kopi dan selalu penuh dengan penikmat, mulai dari pagi hingga malam. Perkembangan kopi di Aceh mencatat sejarah tersendiri, sehingga sangat representatif jika di kota Banda Aceh dihadirkan sebuah museum kopi. Museum Kopi Aceh  bertujuan untuk memberikan informasi seputar kopi dan menarik minat masyarakat untuk tidak melupakan budaya kopi di Aceh. Perancangan Museum Kopi Aceh menerapkan tema Analogi Arsitektur dari biji kopi. Tema ini menekankan pada bentuk, estetika, dan pengaplikasian persamaan objek yang diharapkan dapat memperlihatkan wajah baru bagi kota Banda Aceh dan secara arsitektural akan dapat menyampaikan pesan sebagai bentuk komunikasi antara bentuk bangunan dengan masyarakat yang melihatnya, serta dapat menampilkan fungsi ruang di dalamnya &#13;
&#13;
Kata Kunci : Banda Aceh, kopi, museum, budaya, analogi arsitektur</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>68910</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-21 14:46:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-22 10:20:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>