KUANTIFIKASI BAKTERI PADA PASIEN HALITOSIS DENGAN PERIODONTITIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KUANTIFIKASI BAKTERI PADA PASIEN HALITOSIS DENGAN PERIODONTITIS


Pengarang

ARIE AMALIYAH ANANDA ZEBUA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1613101010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Nama : Arie Amaliyah Ananda Zebua
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Fakultas : Kedokteran Gigi
Judul : Kuantifikasi Bakteri Pada Pasien Halitosis Dengan Periodontitis



Penyakit periodontitis sebagai faktor oral dapat menyebabkan halitosis. Penumpukan sisa makanan di sela gigi pada pasien periodontitis menjadi tempat menempelnya bakteri. Penderita periodontitis dengan tingkat yang parah dengan kecenderungan perdarahan gusi menghasilkan bau yang busuk. Halitosis adalah bau tidak sedap yang berasal dari rongga mulut yang disebabkan oleh gas Volatile Sulfur Compounds (VSCs), dihasilkan oleh aktivitas dari bakteri-bakteri periodontopatik dalam pendegradasian asam amino. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah koloni bakteri yang ada pada pasien halitosis dengan periodontitis. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain penelitian menggunakan posstest-only control design. Subjek penelitian ini melibatkan 10 pasien halitosis dengan periodontitis dan 5 pasien sehat sebagai kontrol. Sampel diambil dari plak subgingiva dan biofilm dorsum lidah subjek. Penghitungan koloni dilakukan setelah sampel dikultur selama 72 jam pada suhu 370 C. Penghitungan jumlah koloni dilakukan dengan menggunakan colony counter. Jumlah koloni terbanyak pada subgingiva pasien halitosis dengan periodontitis, yaitu sebanyak 2880 x 106 CFU/ml. Pada Dorsum lidah pasien halitosis dengan periodontitis hanya mencapai 560 x 106 CFU/ml. Tingginya jumlah koloni bakteri pada pasien halitosis dengan periodontitis memiliki kaitan dengan tingginya kadar gas VSCs, adanya kecenderungan perdarahan pada pasien halitosis dengan periodontitis dan status OHIS-s yang tidak baik. Status besarnya skor CAL juga mengindikasi jumlah bekteri yang cukup banyak pada sampel yang berasal dari subjek halitosis dengan periodontitis. Adanya riwayat merokok pada pasien juga menjadi pemicu tingginya jumlah koloni pada pasien tersebut.

Kata kunci : Halitosis, periodontitis, koloni

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK