ANALISIS DAYA FITO-RESPON EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP SEL OSTEOSIT DAN MATRIKS TULANG MANDIBULA TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) (DALAM SUASANA CAHAYA LAMPU FLUORESEN SECARA HISTOPATOLOGIS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS DAYA FITO-RESPON EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP SEL OSTEOSIT DAN MATRIKS TULANG MANDIBULA TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) (DALAM SUASANA CAHAYA LAMPU FLUORESEN SECARA HISTOPATOLOGIS)


Pengarang

Meutia Komala Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1513101010062

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar Belakang: Cahaya lampu diketahui memiliki dampak buruk terhadap perkembangan tulang. Paparan berlebihan dari cahaya dapat menurunkan kadar melatonin pada manusia apabila terpapar secara terus-menerus mengakibatkan tanda-tanda osteoporosis tahap awal. Studi sebelumnya menyatakan melatonin dapat menekan estrogen yang akan berdampak menghambat aktivitas osteoklastik. Untuk mencegah kerusakan tulang maka dapat diberikan obat alami yang diketahui dapat meningkatkan metabolisme tulang. Daun kelor (Moringa oleifera) mengandung senyawa flavonoid yang berfungsi membantu metabolisme kalsium dengan cara menginduksi penurunan resorpsi tulang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya fito-respon ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) terhadap osteosit dan matriks tulang mandibula yang terpapar pada cahaya lampu fluoresen. Metode: Sampel penelitian menggunakan tikus wistar jantan sebanyak 10 ekor. Tikus tersebut dipaparkan cahaya lampu fluoresen kemudian diberikan ekstrak daun kelor yang dibuat dengan metode maserasi. Pembuatan preparat histologi menggunakan pewarnaan Hematoxylyn eosin. Penghitungan sel osteosit dan matriks tulang dilakukan menggunakan mikroskop (Olympus BX-51) perbesaran 400X. Data penelitian dianalisa dengan uji One Way Analysis of Variance (ANOVA) dengan p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK