<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="68744">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN FREKUENSI KONSUMSI SUSU DENGAN NURSING BOTTLE CARIES PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (STUDI KASUS DI TK KECAMATAN MEURAXA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>POEJA ASDINI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nursing bottle caries (NBC) merupakan kondisi dimana terdapat satu atau lebih karies (kavitas atau non kavitas), adanya kehilangan gigi desidui pada anak usia 0-71 bulan. NBC memiliki gambaran klinis yang khas, dimana kerusakan yang paling parah terjadi pada empat gigi insisivus maksila. Biasanya anak yang terkena NBC memiliki kebiasaan mengkonsumsi susu dalam botol setiap hari dan tekadang dibiarkan hingga anak tertidur sepanjang malam. NBC yang dibiarkan dan tidak diobati dapat menyebabkan rasa sakit, bakteremia, berkurangnya  kemampuan mengunyah anak, maloklusi pada gigi permanen, masalah fonetik, dan kurangnya rasa percaya diri pada anak. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran frekuensi konsumsi susu dengan Nursing bottle caries pada anak usia prasekolah di TK Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain studi cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 92 orang yang diperoleh menggunakan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan subjek yang terkena nursing bottle caries sejumlah 72 orang (82.6%) dan subjek yang tidak mengalami karies sejumlah 16 orang (17.4%). Waktu konsumsi terbanyak yaitu pengantar tidur malam. Diharapkan ke depannya agar dilakukan penelitian mengenai faktor resiko terjadinya nursing bottle caries pada anak usia prasekolah.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>68744</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-15 14:17:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-15 14:26:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>