FAKTOR PREDISPOSISI STOMATITIS AFTOSA REKUREN BERDASARKAN DATA REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT GIGI MULUT FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2016-2019 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

FAKTOR PREDISPOSISI STOMATITIS AFTOSA REKUREN BERDASARKAN DATA REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT GIGI MULUT FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2016-2019


Pengarang

CUT DARA SRI MAULINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1613101010017

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penyakit mukosa oral yang paling umum terjadi adalah Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR). Stomatitis aftosa rekuren merupakan ulser yang terjadi berulang pada mukosa oral. Faktor predisposisi SAR yaitu faktor genetik, berhenti merokok, gangguan hormonal (siklus menstruasi), stres, gangguan pola makan, dan alergi pasta gigi berbahan sodium lauryl sulfate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor predisposisi yang mempengaruhi timbulnya SAR di RSGM FKG Unsyiah tahun 2016-2019. Penelitian ini bersifat deskriptif cross sectional menggunakan data rekam medis di RSGM FKG Unsyiah tahun 2016-2019. Metode pengambilan subjek dilakukan dengan cara total sampling dengan mengambil seluruh data rekam medis berdiagnosis SAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 13% subjek mengalami SAR, perempuan merupakan subjek yang paling banyak mengalami SAR, usia yang paling banyak mengalami SAR adalah 21-30 tahun (dekade 3), dan faktor predisposisi yang paling banyak terjadi adalah faktor stres ditambah dengan pola makan yang tidak baik. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor predisposisi dari SAR yaitu faktor stres, pola makan, faktor genetik, gangguan hormonal (siklus menstruasi) dan berhenti merokok.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK