<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6866">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN ZAT PENGATUR TUMBUH DAN AIR KELAPA PADA MEDIA MS UNTUK PERTUMBUHAN EKSPLAN JERUK SIAM RN(CITRUS NOBILIS LOUR. VAR. MICROCARPA HASSK.)RNSECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Badriah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Citrus nobilis Lour. var. microcarpa Hassk. merupakan salah satu spesies jeruk yang banyak diminati oleh masyarakat sehingga tingginya permintaan pasar. Teknik kultur in vitro merupakan salah satu cara memperbanyak tanaman  untuk memenuhi permintaan pasar dalam pengembangan budidaya tanaman jeruk. Penelitian ini bertujuan untuk  mengukur pengaruh  pemberian IAA, BAP, dan air kelapa, serta kombinasi antara keduanya dalam media Murashige dan Skoog (MS) pada pertumbuhan eksplan jeruk siam (Citrus nobilis Lour. var. microcarpa Hassk.) secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Biologi Sel dan Molekuler Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh dari bulan Januari hingga Juni 2014. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor, yaitu faktor Zat Pengatur Tumbuh dan air kelapa. Parameter  penelitian terdiri dari waktu muncul tunas (shootlet), waktu muncul akar (rootlet), dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi zat pengatur tumbuh dengan air kelapa berpengaruh nyata terhadap waktu muncul tunas, akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap waktu muncul akar dan jumlah daun. Hasil uji lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) taraf 5%, waktu muncul tunas tidak berbeda nyata antara satu perlakuan dengan perlakuan lainnya, akan tetapi cenderung tercepat diinduksi pada perlakuan IAA 1,0 ppm + BAP 0,5 ppm + 0% air kelapa dengan rata-rata 5,6 HST (Hari Setelah Tanam). Akar dapat diinduksi pada media kontrol (MS0) dengan rata-rata 4,7 HST dan MS dengan pemberian air kelapa 10% dengan rata-rata 8,7 HST. Semua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun.&#13;
 &#13;
Kata kunci: Citrus nobilis Lour. var. microcarpa Hassk., media Murashige dan Skoog (MS), zat pengatur tumbuh, air kelapa</note>
 <subject authority="">
  <topic>ORANGES - BOTANY</topic>
 </subject>
 <classification>583.77</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>6866</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-07-03 12:23:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-11-27 15:23:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>