PERBANDINGAN ZONA HAMBAT ANTIBIOTIK AMOKSISILIN DAN AZITROMISIN TERHADAP PERTUMBUHAN AGGREGATIBACTER ACTINOMYCETEMCOMITANS ATCC 29523 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBANDINGAN ZONA HAMBAT ANTIBIOTIK AMOKSISILIN DAN AZITROMISIN TERHADAP PERTUMBUHAN AGGREGATIBACTER ACTINOMYCETEMCOMITANS ATCC 29523


Pengarang

SYARIFAH ULIMA SHABRINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1613101010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Nama : Syarifah Ulima Shabrina
Fakultas : Kedokteran Gigi
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Judul Skripsi : Perbandingan Zona HambatfAntibiotik Amoksisilin dan Azitromisin Terhadap Pertumbuhan Aggregatibacter actinomycetemcomitans ATCC 29523

Penyakit periodontal merupakan suatu penyakit akibat infeksi pada jaringan pendukung gigi. Penyakit ini terjadi akibat interaksi kompleks antara plak subgingiva serta respon inflamasi pada inang. Salah satu bakteri yang sering ditemukan pada penyakit periodontal adalah Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Terapi non-bedah, yakni skeling dan penghalusan akar merupakan prosedur tahap pertama terapi periodontal. Namun, tindakan debridemen saja terkadang tidak cukup, karena sejumlah bakteri tertentu ternyata masih dapat bertahan pada jaringan lunak dan lekuk anatomis gigi setelah dilakukan skeling dan penghalusan akar. Oleh karena itu, terapi antibiotik sistemik dibutuhkan sebagai tambahan bagi tindakan skeling dan penghalusan akar. Salah satu antibiotik yang paling sering digunakan dalam bidang kedokteran gigi adalah amoksisilin. Kecendrungan penggunaan antibiotik ini memungkinkan amoksisilin berpotensi menjadi resisten. Selain itu, amoksisilin juga sering dikaitkan dengan kasus alergi. Oleh karena itu, akhir-akhir ini muncul antibiotik lain yang mulai sering digunakan, yaitu azitromisin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan zona hambat antibiotik amoksisilin dan azitromisin terhadap pertumbuhan Aggregatibacter actinomycetemcomitans ATCC 29523. Penelitian ini menggunakan biakan murni Aggregatibacter actinomycetemcomitans ATCC 29523 yang dilakukan uji antibiotik terhadap 2 jenis antibiotik, yakni amoksisilin dan azitromisin dengan metode difusi cakram (Kirby-Bauer method). Hasil penelitian diperoleh rata-rata zona hambat amoksisilin adalah 25,41 mm dan azitromisin adalah 24,66 mm. Hasil analisis statistik dengan uji T tidak berpasangan menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara zona hambat antibiotik amoksisilin dan azitromisin dengan nilai p=0,561 (p>0,05). Disimpulkan bahwa secara in vitro, tidak terdapat perbedaan bermakna antara antibiotik azitromisin dan amoksisilin dalam menghambat pertumbuhan Aggregatibacter actinomycetemcomitans, sehingga azitromisin dapat menjadi alternatif untuk amoksisilin.
Kata kunci : amoksisilin, azitromisin, zona hambat, Aggregatibacter actinomycetemcomitans.


ABSTRACT

Name : Syarifah Ulima Shabrina
Faculty : Dentistry
Study Programme : Dentistry
Title……………---:-The Comparison of Amoxicillin’s Inhibition Zone and .Azithromycin’s Inhibition Zone Against Aggregatibacter .actinomycetemcomitans ATCC 29523 Growth.
Periodontal disease results from the infections of tooth-supporting tissues. It caused by a complex interplay between the subgingival biofilm and the host immune-inflammatory events. One of the most commonly bacteria found in periodontal disease is Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Nonsurgical periodontal therapy, which is scaling and root planing (SRP) is the first standard nonsurgical treatment for periodontal disease. However, this debridement procedure might not be enough caused by some of certain bacteria may remain in the soft tissue and anatomical niches. Therefore, systemic administration of antibiotic has been suggested. One of antibiotics that widely used in dentistry is amoxicillin. The tendency of amoxicillin use facilitates this drug has the potential to be resistant for selected bacteria. Amoxicillin is also associated with allergic reaction. Therefore, azithromycin appears as the another antibiotic that recently used. The purpose of this study is to compare between amoxicillin’s inhibition zone and azithromycin’s inhibition zone against Aggregatibacter actinomycetemcomitans ATCC 29523 growth. This study uses pure isolate of Aggregatibacter actinomycetemcomitans ATCC 29523 that tested against amoxicillin and azithromycin by disk diffusion method (Kirby-Bauer method). The results revealed the average of amoxicillin’s inhibition zone is 25,41 mm and azithromycin’s inhibition zone is 24,66 mm. Statistical test by unpaired T-test showed there is no significant difference between amoxicillin’s inhibition zone and azithromycin’s inhibition with value p=0,561 (p>0,05). It can be concluded that in vitro, there is no valuable difference between azithromycin and amoxicillin in terms of inhibiting Aggregatibacter actinomycetemcomtans growth, so that azithromycin can be an alternative to amoxicillin.
Keywords :.amoxicillin, azitrhomycin, inhibition zone, Aggregatibacter actinomycetemcomitans.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK