PERBANDINGAN LAJU ALIRAN DAN PH SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH KONSUMSI MADU DENGAN AIR MINERAL (STUDI PADA MAHASISWA FKG UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2017 DAN 2018) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBANDINGAN LAJU ALIRAN DAN PH SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH KONSUMSI MADU DENGAN AIR MINERAL (STUDI PADA MAHASISWA FKG UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2017 DAN 2018)


Pengarang

TRISNA IMANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1613101010055

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Nama : Trisna Imani
Fakultas : Kedokteran Gigi
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Judul : Perbandingan Laju Aliran dan pH Saliva Sebelum dengan
Sesudah Konsumsi Madu dengan Air Mineral (Studi
pada Mahasiswa FKG Universitas Syiah Kuala
Angkatan 2017 dan 2018)

Saliva yang dihasilkan oleh kelenjar saliva berperan dalam mencegah penyakit gigi dan mulut. Derajat keasaman (pH) saliva adalah tingkat keasaman rongga mulut yang diukur melalui saliva untuk diketahui nilai asam basanya. Laju aliran saliva merupakan jumlah aliran saliva yang dinyatakan dalam ml/menit yang dikumpulkan dalam rongga mulut. Laju aliran saliva dapat mengalami peningkatan karena stimulus mekanik dan kimiawi. Konsumsi madu dan air mineral merupakan contoh stimulus kimiawi yang mengandung kalsium, besi, bikarbonat, vitamin C, fosfor, dan fluorida. Tujuan penelitian ini melihat perbandingan laju aliran dan pH saliva sebelum dan sesudah konsumsi madu dengan air mineral pada mahasiswa FKG Universitas Syiah Kuala angkatan 2017 dan 2018. Pengumpulan saliva sebelum dan sesudah konsumsi madu dengan air mineral menggunakan metode spitting dengan jumlah subjek 39 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan laju aliran dan pH saliva yang signifikan antara sebelum dan sesudah konsumsi madu dengan air mineral, yang dibuktikan dengan uji T tidak berpasangan (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK