<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="68582">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA REMAJA DENGAN ORANGTUA BERCERAI DI BANDA ACEH DITINJAU DARI JENIS KELAMIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Azzima Rahmil Izzati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perceraian  orangtua membawa berbagai dampak bagi setiap anggota keluarga yaitu ayah, ibu, dan anak. Masa remaja tergolong dalam kategorisasi tugas perkembangan pada tahap identitas versus kekacauan identitas. Kesejahteraan psikologis dapat dibangun dengan cara meningkatkan emosi positif remaja terhadap kegiatan positif yang dilakukan. Emosi positif ini dapat diperoleh remaja melalui kemandirian dan berprestasi di bidang akademik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kesejahteraan psikologis remaja dengan orangtua bercerai di Banda Aceh ditinjau dari jenis kelamin. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 orang remaja laki-laki dan 30 orang remaja perempuan yang berdomisili di Banda Aceh yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Psychological well-beingyang dikembangkan oleh Ryff (2013) dengan koefisien reliabilitas 0,911. Hasil analisa data menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan nilai signifikansi pada remaja laki-laki sebesar p=0.087 dan pada remaja perempuan sebesar p=0,130 (p&gt;0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa remaja perempuan lebih baik kesejahteraan psikologisnya daripada remaja laki-laki dan hal ini membuktikan adanya perbedaan kesejahteraan psikologis remaja dengan orangtua bercerai di Banda Aceh ditinjau dari jenis kelamin. &#13;
&#13;
Kata kunci:, Kesejahteraan Psikologis, remaja dari keluarga bercerai</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>68582</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-10 15:11:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-10 15:22:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>