Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KONSENTRASI HAMBAT DAN BUNUH MINIMUM FORMULA HIDROGEL EKSTRAK DAUN TIN (FICUS CARICA) TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS
Pengarang
DEWA JUDHISTIRA GUNTARA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1613101010034
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Staphylococcus aureus merupakan patogen yang dapat menyebabkan berbagai infeksi sekunder seperti infeksi pada kulit dan jaringan lunak di rongga mulut, dilaporkan bahwa S. aureus memiliki peran dalam kegagalan implan gigi, menginfeksi perawatan saluran akar dan juga dapat berkolonisasi pada mukosa pengguna gigi tiruan. Penanganan akibat infeksi S. aureus biasanya menggunakan antibiotik, tetapi penggunaan antibiotik secara berlebihan akan menyebabkan perubahan ekologi dan menimbulkan resistensi di rongga mulut. Daun Tin (Ficus carica) yang diekstrak dibuat dalam sedian hidrogel dan dapat dijadikan obat karena memiliki kandungan senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, kumarin, saponin, polifenol dan tanin yang dapat menghambat dan membunuh bakteri dan berfungsi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) formula hidrogel ekstrak daun Tin (Ficus carica) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Daun Tin (Ficus carica) diekstraksi dengan metode maserasi, selanjutnya dilakukan uji konsentrasi hambat dan bunuh minimum dengan metode dilusi. Berdasarkan hasil uji Kruskal-Wallis diperoleh nilai P = 0,63 (P>0,05) yang menunjukan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan terhadap pertumbuhan S. aureus. Hasil perlakuan menunjukan nilai tertinggi sampai terendah yaitu kontrol negatif, 5%, 25%, 50%, 100% dan kontrol positif. Kesimpulan penelitian ini didapatkan konsentrasi formula hidrogel ekstrak daun Tin (Ficus carica) dalam menghambat S. aureus adalah pada konsentrasi 5%, dan pada konsentrasi 100% tidak menunjukan hasil uji yang sama seperti kontrol positif.
Kata Kunci : Staphylococcus aureus, Hidrogel, Daun Tin (Ficus carica), Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM)
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH EKSTRAK DAUN LIDAH BUAYA (ALOE VERA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS SECARA IN VITRO (Rahmawati, 2022)
UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN BETADINE (JATROPHA MULTIFIDA L.) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS (Hayanidah Sari Harahap, 2019)
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN MENGKUDU (MORINDA CITRIFOLIA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS (Radhika Elsavira, 2019)
UJI SENSITIVITAS STAPHYLOCOCCUS AUREUS TERHADAP EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) (Wanti Shelvy Maulizar , 2015)
EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI L.) TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA KASUS EAR MITES (Dea Nurwilya Fiska, 2024)