HUBUNGAN FAKTOR ORGANISASIONAL DALAM KESELAMATAN PASIEN DENGAN PELAKSANAAN SERAH TERIMA PASIEN OLEH PERAWAT RUANG RAWAT INAP SALAH SATU RUMAH SAKIT DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN FAKTOR ORGANISASIONAL DALAM KESELAMATAN PASIEN DENGAN PELAKSANAAN SERAH TERIMA PASIEN OLEH PERAWAT RUANG RAWAT INAP SALAH SATU RUMAH SAKIT DI BANDA ACEH


Pengarang

HENKI ADISA PUTRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200180017

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

HUBUNGAN FAKTOR ORGANISASIONAL DALAM KESELAMATAN PASIEN DENGAN PELAKSANAAN SERAH TERIMA PASIEN OLEH PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH



Henki Adisa Putra
NIM: 1509200180017



Komisi Pembimbing:
Dr. Hajjul Kamil, S.Kp., M.Kep
Dr. dr. Endang Mutiawati, Sp.S (K)



ABSTRAK

Kesalahan medis dan perawatan yang mengancam keselamatan pasien, sebahagian besar terjadi akibat dari kegiatan serah terima (handover) pasien yang buruk oleh perawat. Faktor organisasional memiliki peran yang penting dalam menyukseskan kegiatan serah terima pasien oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor organisasional dalam keselamatan pasien dengan pelaksanaan serah terima perawat. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional. Populasi adalah seluruh perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap salah satu rumah sakit di Banda Aceh yang berjumlah 173 orang. Instrumen untuk mengukur faktor organisasional menggunakan Hospital Survey on Patient Safety dari Agency for Healthcare Research and Quality (AHRQ) U.S. Department of Health and Human Services. Instrumen untuk mengukur serah terima pasien oleh perawat adalah instrumen yang dikembangkan oleh Arianti (2014). Data dianalisis dengan uji Chi- Square Test dan Binary Logistic Regression dengan metode Stepwise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 3 variabel faktor organisasional dalam keselamatan pasien, 2 variabel yaitu faktor pemungkin (P-value: 0,000) dan faktor penggerak (P-value: 0,002) merupakan prediktor yang signifikan terhadap serah terima pasien oleh perawat. Selanjutnya diketahui bahwa faktor pemungkin merupakan prediktor yang paling dominan berhubungan dengan serah terima pasien oleh perawat, dengan Odd Ratio (OR) sebesar 116,999.



Kata Kunci : Faktor organisasional, keselamatan pasien, serah terima, perawat. Daftar Pustaka : 10 buku + 30 jurnal penelitian (2007 - 2018)





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK