<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="68504">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TEMPERATUR GLOBAL TERHADAP KEJADIAN SIKLON TROPIS UNTUK PERIODE 1980-2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FIRDA YUSPINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Analisis temperatur global menggunakan data temperatur di permukaann laut (sea surface temperature) dan temperatur di darat (air temperature) dari tahun 1950 hingga tahun 2019. Data temperatur dalam unsur temperatur global yang diolah hingga menghasilkan kurva temperature anomaly yang menunjukkan tingkat perubahan temperatur global. Data waktu, tekanan udara, dan kecepatan angin saat siklon tropis terjadi diolah menggunakan miscrosoft excel sehingga mendapatkan grafik berupa jumlah kejadian dan intensitas kejadian siklon tropis. Hasil kurva dari temperature anomaly dan jumlah kejadian siklon tropis akan dilakukan korelasi sehingga didapatkan hubungan antara kedua variabel temperatur global dan jumlah kejadian siklon tropis. Hasil dari kurva temperature anomaly dalam unsur temperatur global menunjukkan temperatur global yang ada di permukaann laut (sea surface temperature) pada tahun penelitian mengalami kenaikan sehingga temperatur di bumi dapat disimpulkan semakin lama semakin panas. Hasil dari jumlah kejadian siklon tropis didapatkan grafik yang menunjukkan peningkatan jumlah kejadian siklon tropis pada tahun penelitian dan hasil intensitas siklon tropis didapatkan dari grafik tekanan udara yang mengalami peningkatan dan kecepatan angin yang mengalami penurunan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perubahan temperatur  global mempengaruhi jumlah kejadian dan  intensitas siklon tropis, dimana temperatur yang semakin panas mengakibatkan penurunan jumlah kejadian siklon tropis akan tetapi mengakibatkan intensitas kekuatan siklon tropis dalam satu kejadian menjadi meningkat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata     kunci:     temperatur     global,      siklon     tropis,     jumlah     kejadian, intensitas,temperature anomaly, sea suface temperature&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
iii&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>68504</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-08 12:55:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-08 14:20:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>