KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI GARIS DAN SUDUT DI KELAS VII SMP NEGERI 2 KUTA BARO ACEH BESAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI GARIS DAN SUDUT DI KELAS VII SMP NEGERI 2 KUTA BARO ACEH BESAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014


Pengarang

Bukhari Muslim - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0606103060089

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

370.15

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata Kunci: Kemampuan Siswa dan Materi Sudut dan Garis
Sudut dan garis merupakan materi pokok yang banyak menggunkan konsep yang akan terus berkembang dan bukan materi hafalan sehingga apabila siswa belum menguasai konsep materi sebelumnya maka dikhawatirkan akan mengalami kesulitan dalam materi selanjutnya. Namun kenyataan menujukan bahwa siswa sekolah tingkat pertama, pada umumnya masih banyak yang belum memahami dan mengalami kesalahan dalam mempelajari sudut dan garis serta belum mampu menguasai konsep-konsep sudut dan garis. Mengingat kenyataan tersebut, penulis melakukan penelitian terhadap siswa kelas VII SMP Negeri Kuta Karo Aceh besar dan bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan siswa terhadap materi sudut dan garis, menentukan jenis kesalahan dan penyebab kesalahan siswa memahami materi sudut dan garis. Pendekatan yang digunakan adalah gabungan pendekatan kualitatif dan kualitatif. Teknikk pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan tes dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan memeriksa soal jawaban siswa dan dikonversikan ke dalam kriteria kemampuan yang telah ditetapkan. Dari hasil pengolahan data diperoleh informasi bahwa dari 27 siswa yang mengikuti tes kemampuan materi sudut dan garis dapat disimpulkan bahwa menguasai kategori kemampuan-1 ada 11 orang (35,48%), yang menguasai kategori kemampuan-2 ada 4 orang (12,9%), dan kategori kemampuan-3 tidak ada satu orang pun yang menguasai (0%). Kesalahan siswa masih terjadi pada semua kategori kemampuan yang ditetapkan, diantaranya: kesalahan konsep; kesalahan prinsip; kesalahan operasi; kesalahan variable; dan kesalahan kecerobohan. Sedangkan penyebab kesalahan siswa secara umum adalah karena: siswa tidak paham dalam menentukan nilai sudut dan garis, dan siswa kurang paham dalam menerapkan teorema sudut dan garis; siswa kurang paham menentukan penjumlahan dan per kalian, pembagian dalam materi tersebut; siswa belum memahami sudut dan garis. Kurangnya kemampuan siswa tidak memahami berhitung yang berkaitan dengan aljabar; dan siswa kurang teliti dalam proses perhitungan matematiaka.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK