<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="68444">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTIBIOFILM MINYAK ATSIRI JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE ROSCOE VAR.RUBRUM) TERHADAP PSEUDOMONAS AERUGINOSA ATCC 27853 IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT PUTROE CHALID</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
ABSTRAK &#13;
Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri yang paling banyak&#13;
menyebabkan infeksi nosokomial. Saat ini P. aeruginosa  dikenal sebagai salah&#13;
satu bakteri yang resisten terhadap sejumlah golongan antibiotik. Jahe merah yang&#13;
diperoleh dari Desa Pulo Kiton, Bireuen, Aceh telah diketahui memiliki aktivitas&#13;
antibiofilm terhadap Candida albicans. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui&#13;
aktivitas antibiofilm dari minyak atsiri jahe merah (Zingiber officinale Roscoe&#13;
var. rubrum) terhadap Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853. Penelitian ini&#13;
merupakan penelitian eksperimen laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap&#13;
(RAL). Penentuan konsentrasi uji dilakukan berdasarkan Minimum Inhibitory&#13;
Concentration (MIC). Konsentrasi uji yang digunakan adalah konsentrasi 0,125%.&#13;
0,25% dan 0,5%. Aktivitas antibiofilm yang dinilai melalui proses penghambatan&#13;
pembentukan dan degradasi biofilm melalui pengukuran absorbansi menggunakan&#13;
microplate absorbance reader dengan panjang gelombang 595 nm/CFU. Data&#13;
hasil absorbansi uji hambat dan uji degradasi dianalisis secara stastistik&#13;
menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) dan uji independent-samples ttest&#13;
dengan&#13;
&#13;
Confidence Interval 95%. Analisis data menunjukkan bahwa minyak&#13;
atsiri jahe merah mampu menghambat pembentukan biofilm secara optimum&#13;
mulai dari konsentrasi 0,125%, 0,25% dan 0,5% serta mampu mendegradasi&#13;
pembentukan biofilm secara optimal pada konsentrasi 0,25%. &#13;
 &#13;
Kata kunci: Minyak atsiri jahe merah, biofilm, Pseudomonas aeruginosa, Aceh &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>68444</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-06 15:02:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-06 15:13:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>