HUBUNGAN ANTARA SIMPTOM DEPRESI, ANSIETAS, DAN STRES TERHADAP KONTROL GLIKEMIK PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN ANTARA SIMPTOM DEPRESI, ANSIETAS, DAN STRES TERHADAP KONTROL GLIKEMIK PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Dr. Febri Andini - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307601020007

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Penyakit Dalam / PDDIKTI : 11702

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

“HUBUNGAN ANTARA SIMPTOM DEPRESI, ANSIETAS DAN STRES
TERHADAP KONTROL GLIKEMIK PENDERITA
DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INSTALASI RAWAT JALAN
RSUD Dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH”


Latar Belakang
Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) dan simptom psikiatri merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang terus meningkat. Terdapat hubungan antara DMT2 dengan gejala psikiatrik seperti depresi, ansietas dan stres meskipun sering tidak terdiagnosis dan cenderung diremehkan, padahal banyak bukti menunjukkan penyakit kronis memiliki komorbid gangguan kesehatan mental.

Tujuan
Untuk mengetahui hubungan antara simptom depresi, ansietas, dan stres dengan kontrol glikemik penderita DMT2 di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.

Metode
Penelitian ini merupakan penelitian analitik desain cross sectional, pada bulan Oktober - Desember 2019 di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, mengambil data karakteristik sosio-demografi dan gaya hidup serta klinis selain pengisian kuesioner DASS-21. Analisa statistik menggunakan uji Chi-square dan Fischer exact test.

Hasil
Didapatkan 50 subyek penelitian yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu dengan nilai HbA1c < 8% dan ? 8 %. Prevalensi gejala psikiatri lebih sering ditemukan pada kelompok HbA1c ? 8 % dengan faktor resiko independen yang mempengaruhi adalah pendidikan, pengobatan dan riwayat keluarga, dimana gejala psikiatri paling signifikan adalah depresi dan stres (p-value < 0,05).

Kesimpulan
Terdapat hubungan antara gejala psikiatri dengan kontrol glikemik penderita DMT2 di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.


Kata Kunci : Depresi, Ansietas, Stres, HbA1c

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK