Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
MEKANISME GANTI RUGI PENGADAAN TANAH PADA PEMBANGUNAN JALAN TOL BANDA ACEH-SIGLI KECAMATAN BLANG BINTANG
Pengarang
RISKY ANDRIAN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1310103010140
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Tanah memiliki peranan yang penting dalam hidup dan kehidupan masyarakat
diantaranya sebagai prasarana dalam bidang perindustrian, perumahan, dan jalan.
Selain itu, tanah merupakan tempat pemukiman dari sebagian besar umat manusia.
Dan tanah merupakan faktor pendukung utama kehidupan dan kesejahteraan
masyarakat. Pembangunan infrastruktur tentunya berkaitan dengan tanah,.
Pembangunan tersebut tentunya menyebabkan keterbatasan tanah negara. Oleh
karena itu jalan keluar yang ditempuh adalah dengan mengambil tanah-tanah hak.
Salah satu pembangunan yang sedang berlangsung adalah pembangunan jalan tol
yang menghubungkan Banda Aceh-Sigli. Dalam proses pembangunan jalan tol Banda
Aceh-Sigli, kebijakan tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan
umum dengan kompensasi ganti kerugian rupanya masih bermasalah dikarenakan
harga yang ditawarkan oleh pihak Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dianggap
sangat murah sehingga mendapat penolakan dari masyarakat. Tujuan dari penelitian
ini adalah mengetahui mekanisme pengadaan tanah dalam pembangunan jalan Tol
Banda Aceh-Sigli di Gampong Data Makmur Kecamatan Blang Bintang. Dan
mengetahui Implikasi dari tindakan sosial (social action) yang dilakukan masyarakat
Gampong Data Makmur Kecamatan Blang Bintang terhadap pengadaan tanah.
Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif dan mengasilkan temuan
yaitu dalam mekanisme pengadaan tanah yang dilakukan di Gampong Data Makmur,
telah terjadi cacat prosedur yang dimana penetapan harga tanah dilakukan secara
sepihak tanpa adanya musyawarah dengan masyarakat. Nilai ganti rugi tanah yang
akan diberikan oleh pemerintah untuk pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli
dianggap terlalu murah oleh masyarakat. Harga yang diberikan adalah sekitar Rp12
ribu – Rp 20 ribu/meter sedangkan harga pasaran menurut masyarakat adalah Rp200
ribu – Rp 400 ribu/meter. Dan dari upaya tindakan sosial yang dilakukan masyarakat
tersebut belum memenuhi harapan masyarakat. Berikut implikasi dari tindakan sosial
yang dilakukan masyarakat. Belum dapat dilakukannya pembayaran ganti kerugian
dan pelepasan hak terhadap pemilik tanah atau pihak yang berhak dan objek
pengadaan tanah dan waktu yang telah ditargetkan untuk proses pengadaan tanah ini
pun menjadi semakin bertambah yang mempengaruhi proses pembangunan Jalan Tol
Banda Aceh-Sigli.
Kata Kunci : Ketidakadilan, Tindakan Sosial
Tidak Tersedia Deskripsi
EKSTERNALITAS PEMBANGUNAN JALAN TOL SIGLI-BANDA ACEH (STUDI KASUS PEDAGANG DI KECAMATAN BLANG BINTANG DAN KECAMATAN INDRAPURI) (T.SAIFULLAH, 2022)
GANTI KERUGIAN TANAH WAKAF AKIBAT KONSTRUKSI PEMBANGUNAN JALAN TOL BANDA ACEH-SIGLI ( SUATU PENELITIAN DI DAERAH INDRAPURI ACEH BESAR) (PUTRI AMELIA, 2020)
PENETAPAN HARGA GANTI KERUGIAN TANAH TERHADAP PEMBANGUNAN JALAN TOL BANDA ACEH- SIGLI (PENELITIAN DI KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR) (INTAN PURNAMA, 2019)
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMILIK TANAH YANG MENGUASAI TANAH TANPA SERTIFIKAT DALAM PROSES PENGADAAN TANAH UNTUK JALAN TOL SIGLI-BANDA ACEH (SUATU PENELITIAN DI KABUPATEN ACEH BESAR) (Muhammad Antoni, 2022)
PELAKSANAAN GANTI RUGI DALAM PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN FLY OVER PANGOE DI KABUPATEN ACEH BESAR (FAHLEVI KHADDOMI, 2018)