<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="67794">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN DAMPAK LINGKUNGAN KEGIATAN PENAMBANGAN  EMAS TANPA IZIN (PETI) PADA KECAMATAN BEUTONG KABUPATEN NAGAN RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu kabupaten yang memiliki kekayaan&#13;
alam berupa daerah penambangan emas. Kegiatan penambangan emas yang&#13;
dilakukan di daerah Beutong tersebut tidak  memiliki izin atau dikenal dengan&#13;
istilah PETI yang merupakan singkatan dari istilah bahasa Indonesia. Aktivitas&#13;
pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang dilakukan di Kecamatan Beutong&#13;
menimbulkan dampak lingkungan. Dampak lingkungan merupakan perubahan&#13;
lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan usaha eksploitasi baik perubahan&#13;
sosial, ekonomi, budaya, maupun lingkungan alam. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui bagaimana kondisi terkini aktivitas pertambangan emas tanpa izin&#13;
(PETI) baik secara fisik maupun sosial dan ekonomi. Melalui metode penelitian&#13;
deskriptif, observasi dan wawancara langsung ke lapangan, didapati bahwa&#13;
aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) merusak lingkungan yaitu&#13;
hilangnya sebagian lapisan tanah pucuk (top soil), hilangnya tanaman-tanaman&#13;
penutup dan juga pelindung tanah, terjadinya perubahan tata guna lahan yang&#13;
dahulunya diperuntukkan bagi pertanian, resiko terjadinya longsor, adanya&#13;
lubang-lubang bekas galian tambang emas yang ditinggalkan begitu saja. Dampak&#13;
positif sosial ekonomi yang terjadi antara lain peningkatan pendapatan,&#13;
peningkatan kesejahteraan, dan pengurangan angka pengangguran. Dampak&#13;
negatif sosial ekonomi antara lain adanya kecelakaan saat bekerja, berkurangnya&#13;
kenyamanan pengguna jalan, ketakutan dan kekawatiran banjir/longsor.   &#13;
Kata kunci : Dampak lingkungan, penambangan emas, aktivitas pertambangan&#13;
tanpa izin (PETI), Beutong.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>67794</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-30 17:36:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-31 10:41:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>