Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI PANTI JOMPO UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH
Pengarang
Said Birrul Walidain - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1607101010043
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Masalah fisik yang sering dihadapi oleh lansia adalah jatuh. Seiring bertambahnya usia, kondisi fisik dan mental serta fungsi tubuh menurun. Pada tahun 2013, prevalensi kejadian jatuh pada lansia di Indonesia mencapai 67,1%. Faktor risiko yang dapat mempengaruhi risiko jatuh salah satunya yaitu fungsi kognitif. Penurunan fungsi kognitif dapat menyebabkan terjadinya gangguan keseimbangan pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan risiko jatuh pada lansia di Panti Jompo UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan non probabilitiy sampling dengan metode total sampling di Panti Jompo UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Banda Aceh, Provinsi Aceh dengan jumlah sampel sebanyak 34 lansia. Variabel bebas pada penelitian ini adalah fungsi kognitif yang diukur dengan kuesioner Mini Mental State Exam (MMSE) dan variabel terikat adalah risiko jatuh yang diukur dengan kuesioner Morse Fall Scale (MFS). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami gangguan kognitif berat yaitu 14 (41,2%), risiko jatuh berat 21 (61,8%), dan risiko jatuh berat disertai gangguan kognitif berat 13 (38,2%). Terdapat hubungan antara fungsi kognitif dengan risiko jatuh (p-value = 0,011). Kekuatan hubungan antara fungsi kognitif dengan risiko jatuh sebesar 0,431 yaitu kedua variabel menunjukkan korelasi positif moderate (sedang). Fungsi kognitif merupakan faktor yang berperan terhadap risiko jatuh pada lansia. Diharapkan lansia dapat melakukan aktivitas fisik yang rutin sehingga dapat menghambat penurunan fungsi kognitif serta perlu ditingkatkan kewaspadaan pada lansia terhadap risiko jatuh.
Kata Kunci: Lansia, Fungsi Kognitif, Risiko Jatuh
Tidak Tersedia Deskripsi
ADAPTASI SOSIAL LANSIA DI PANTI JOMPO UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG GAMPONG LAMGLUMPANG KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH (NANDA MUSTIKE, 2018)
ANALISIS AKTIVITAS FISIK DAN KAPASITAS VITAL PARU-PARU LANSIA PADA PANTI JOMPO BANDA ACEH TAHUN 2025 (UPTD RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG) (Riswani, 2025)
HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA LANSIA DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG BANDA ACEH (SITI NABILA ANASTASYA HASRAT, 2023)
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI PANTI JOMPO RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG (Alya Maila Tarisa, 2023)
HUBUNGAN PENYAKIT KRONIS DAN JENIS KELAMIN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI PANTI JOMPO RUMOH GEUNASEH SAYANG LAMGLUMPANG BANDA ACEH (DWI AJENG VIRA LARASATI, 2022)