INTERPRETASI DATA GRAVITY PADA LAPANGAN PANAS BUMI BUR NI GEUREDONG KABUPATEN BENER MERIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

INTERPRETASI DATA GRAVITY PADA LAPANGAN PANAS BUMI BUR NI GEUREDONG KABUPATEN BENER MERIAH


Pengarang

MUHAMMAD RIDWAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1308102010025

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Survei metode gravity telah dilakukan untuk memprediksi struktur bawah permukaan pada lapangan panas bumi Bur Ni Geureudong, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Data percepepatan gravitasi diukur dengan menggunakan gravitimeter CG-5 AutoGrav Scientrex. Pengukuran data dilakukan pada 28 titik dengan panjang lintasan 30 km. Data yang diperoleh kemudian dikoreksi pasang surut, kelelahan alat, lintang, udara bebas, Bouguer, dan terrain sehingga diperoleh anomali Bouguer lengkap. Nilai anomali Bouguer lengkap merupakan refleksi dari variasi densitas material penyusun struktur di bawah permukaan. Oleh karena itu, data anomali Bouguer lengkap digunakan untuk pemodelan 2D secara maju menggunakan perangkat lunak Grav2DC. Hasil pemodelan menunjukkan adanya lima struktur batuan. Struktur batuan penyusun daerah penelitian terdiri dari metasedimen (? = 2.50 gr/cm3), batuan alluvium (? = 1.98 gr/cm3), piroklastik (? = 2.25 gr/cm3), batuan granit (? = 2.64 gr/cm3), dan batuan basalt (? = 2.99 gr/cm3). Berdasarkan model struktur batuan yang diperoleh, batuan granit merupakan intrusi yang berfungsi sebagai sumber panas. Sedangkan batuan metasedimen diduga sebagai aquifer, dan batuan alluvium sebagai caprock (batuan penudung). Model struktur batuan tersebut juga menunjukkan adanya patahan pada sisi batuan metasedimen. Patahan ini diduga sebagai pengontrol sistem hidrologi. Susunan batuan yang diperoleh menunjukkan adanya sistem panas bumi pada area penelitian.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK