PRARANCANGAN PABRIK MINYAK JAGUNG DARI BIJI JAGUNG DENGAN KAPASITAS 2.000 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PRARANCANGAN PABRIK MINYAK JAGUNG DARI BIJI JAGUNG DENGAN KAPASITAS 2.000 TON/TAHUN


Pengarang

Ayu Rizkia Thursina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504103010011

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prarancangan pabrik minyak jagung didirikan atas dasar untuk memenuhi kebutuhan minyak jagung yang kebutuhannya dari tahun ke tahun terus meningkat. Bahan baku pembuatan minyak jagung berupa biji jagung. Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu dengan menggunakan metode proses basah (wet rendering) dan pengepresan yang terdiri dari tahap persiapan bahan baku dan tahap pemurnian minyak jagung, proses ini dipilih karena merupakan salah satu teknik pengolahan yang paling sederhana, murah, dan tidak memerlukan kondisi proses yang ekstrim. Kapasitas produksi pabrik minyak jagung ini adalah 2000 ton per tahun dengan hari kerja 330 hari pertahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur organisasi garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 90 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di daerah Marihat Baris, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara dengan luas tanah 17.164 m2 atau 1,716 ha. Sumber air untuk pabrik minyak jagung ini berasal dari sungai Bah Bolon dengan total kebutuhan air sebesar 6.289,81 kg/jam, meliputi air sanitasi sebesar 165 kg/jam, air proses sebesar 5323,7 kg/jam dan air make up water (steam dan air pendingin) sebesar 801,1 kg/jam, serta kebutuhan listrik pada pabrik minyak jagung sebesar 0,857 MW diperoleh dari generator diesel.

Hasil analisa ekonomi yang yang diperoleh adalah sebagai berikut:

1. Fixed Capital Investment (FCI) = Rp. 162.470.820.180
2. Working Capital Investment (WCI) = Rp. 18.052.313.353
3. Total Capital Investment (TCI) = Rp. 180.523.133.534
4. Total Production Cost (TPC) = Rp. 172.136.718.128
5. Sales Cost (SC) = Rp. 249.524.029.000
6. Laba Bersih = Rp. 66.940.023.904
7. Pay Out Time (POT) = 3,51 tahun
8. Break Event Point (BEP) = 35%
9. Internal Rate of Return (IRR) = 29,5%

Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis di atas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik minyak jagung ini layak untuk dilanjutkan ke tahap konstruksi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK