Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS NERACA AIR DAS KRUENG MANGGENG
Pengarang
RAHMA FITRIA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1505106010039
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk penggunaan sumber air akan semakin meningkat. Ketidakseimbangan antara kebutuhan air dan ketersediaan air akan menyebabkan berbagai masalah bagi masyarakat dan lingkungan. Monitoring ketersediaan air harus dilakukan agar kelangsungan ketersediaan sumber daya air dapat terjaga. Ketersediaan data klimatologi dan hidrologi pada DAS Krueng Manggeng yang lengkap memungkinkan dilakukan perhitungan neraca air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis neraca air DAS Krueng Manggeng untuk air irigasi dan domestik penduduk/ternak pada Kecamatan Manggeng, Kecamatan Tangan-tangan dan Kecamatan Lembah Sabil.
Pengumpulan data yang dilakukan yaitu data curah hujan, data kependudukan dan data klimatologi periode 2014-2018, peta adminitrasi peta jenis tanah dan peta penggunaan lahan periode 2014-2018. Pengolahan data dimulai dari perhitungan nilai evapotranspirasi Potensial , curah hujan menggunakan Metode Aljabar, perhitungan kebutuhan air dan analisis neraca air. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Mei 2019-September 2019.
Kebutuhan air di DAS Krueng Manggeng periode 2014-2018 terbesar terjadi pada tahun 2014 yang mencapai 2.086,49 mm/tahun yang terendah terjadi pada tahun 2018 senilai 869,16 mm/tahun. Kebutuhan air irigasi tertinggi pada tahun 2018 adalah senilai 2014 senilai 2.076,83 mm/tahun, adapun yang terendah terjadi pada tahun 2018 adalah senilai 859,33 mm/tahun yang dipengaruhi oleh iklim dan pola tanam (Padi-padi-Palawija) padi pertama (Agustus II), padi ke dua (Desember II) dan palawija (Maret II). Kebutuhan domestik tertinggi terjadi pada tahun 2018 senilai 9,33 mm/tahun dan yang terendah terjadi pada tahun 2014 senilai 8,85 mm/tahun yang diperoleh oleh jumlah penduduk dan jumlah standar kebutuhan penduduk. Kebutuhan air peternakan tertinggi terjadi pada tahun 2014 senilai 0,81 mm/tahun sedangkan yang terendah terjadi pada tahun 0,50 mm/tahun merupakan total kebutuhan hewan ternak pada DAS Krueng Manggeng yaitu sapi/kerbau, kambing/domba dan unggas. evapotranspirasi adalah kebutuhan air paling tinggi di DAS Krueng Manggeng periode 2014-2018. Ketersediaan air berasal dari curah hujan yang dihitung dengan Metode Aljabar dengan hasil yang terendah terjadi pada tahun tahun 2014 senilai 3.351 mm/tahun dan yang tertinggi terjadi pada tahun 2018 yaitu sebesar 4.600 mm/tahun. Pada periode 2014-2018 jumlah air yang tersedia pada DAS Krueng Manggeng berlebih (surplus). Perubahan simpanan air (?S) paling tinggi terjadi pada tahun 2018 senilai 3.730,84 mm/tahun, adapun yang terendah terjadi pada tahun 2014 senilai 1.593,51 mm/tahun. Sepanjang tahun periode 2014-2018 terjadinya kelebihan ketersediaan air pada DAS Krueng Manggeng.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALLSIS NERACA AIR PADA SUB DAS KRUENG DAROY (Yalatif, 2024)
PENGARUH BI RATE, THE FED RATE, DAN KURS TERHADAP KESEIMBANGAN NERACA PEMBAYARAN INDONESIA (RATNA MUTIA DEWI, 2016)
ANALISI NERACA AIR PERMUKAAN SUB DAS KRUENG KHEE KABUPATEN ACEH BESAR (Arini Putri, 2016)
RAGAM TUTUR MASYARAKAT BILINGUAL DALAM KELOMPOK MASYARAKAT MANGGENG ACEH BARAT DAYA (Sri Rahmawati, 2021)
KEMAMPUAN NUMERIK DAN HUBUNGANNYA DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 MANGGENG, ABDYA TAHUN 2016/2017 (REZAWATIMAR, 2017)