<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="67524">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AL QADRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>AL QADRI,&#13;
(2019) &#13;
ABSTRAK &#13;
STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG&#13;
NOMOR 1240 K/PDT.SUS-BPSK/2017 TENTANG&#13;
PENYELESAIAN SENGKETA MELALUI BPSK&#13;
TANPA PERSETUJUAN SALAH SATU PIHAK&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala &#13;
(vi,68)pp.,bibl.,tabl.,app. &#13;
(Yunita, S.H, LL.M.)&#13;
Mahkamah Agung selaku pengadilan kasasi memiliki wewenang sebagai &#13;
judex jurist, yakni hakim yang mengoreksi kinerja dan hasil kinerja judex facti&#13;
agar putusan peradilan di bawahnya tidak mengandung kesalahan. Namun dalam&#13;
putusan Mahkamah Agung Nomor 1240 K/Pdt.Sus-BPSK/2017, yang mana&#13;
majelis hakim sebagai pengadilan kasasi tidak mempertimbangkan kesalahan&#13;
penerapan hukum yang dilakukan oleh BPSK, dalam melaksanakan penyelesaian&#13;
sengketa konsumen. &#13;
Penulisan studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan dasar pertimbangan&#13;
Putusan Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam perkara Nomor&#13;
1240 K/Pdt.Sus-BPSK/2017 tentang penyelesaian sengketa tanpa persetujuan&#13;
salah satu pihak serta untuk menjelaskan pencapaian tujuan hukum dari putusan&#13;
Hakim Mahkamah Agung dalam memenuhi asas keadilan dan asas kemanfaatan&#13;
hukum. &#13;
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan&#13;
yang digunakan yaitu pendekatan terhadap kasus. Metode pengumpulan data yang&#13;
digunakan adalah melalui studi kepustakaan, untuk memperoleh dan mempelajari&#13;
data sekunder melalui rangkaian membaca, menelaah peraturan perundangundangan,&#13;
buku-buku&#13;
yang&#13;
berhubungan&#13;
dengan&#13;
objek&#13;
penelitian.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim Mahkamah Agung tidak&#13;
mempertimbangkan dengan cermat proses penyelesaian sengketa di BPSK, yang&#13;
seharusnya penyelesaian sengketa dengan cara arbitrase adalah kesepakatan kedua&#13;
belah pihak yang berperkara dan bukan proses penyelesaian secara berjenjang&#13;
sebagaimana yang dilakukan oleh BPSK Kota Pekanbaru. Hasil dari analisis&#13;
menunjukkan hakim tidak memberikan keadilan dan kemanfaatan hukum kepada&#13;
pelaku usaha. &#13;
Disarankan kepada majelis hakim agar lebih cermat melihat peraturan&#13;
perundang-undangan di bidang penyelesaian sengketa konsumen. Kemudian perlu&#13;
dilakukan sosialisasi kewenangan BPSK sehingga tidak muncul penafsiran&#13;
berbeda. Selanjutnya disarankan kepada majelis hakim yang memutuskan perkara&#13;
ini, dalam putusannya harus mencapai asas keadilan dan asas kemanfaatan&#13;
hukum. &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>67524</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-27 16:07:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-30 11:00:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>