<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="67450">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAMPAK SERANGAN DISTRIBUTED DENIAL OF SERVICES (DDOS) PADA KINERJA KOMPONEN JARINGAN SOFTWARE DEFINED NETWORK (SDN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FIRDAUS ASHRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Software Defined Network (SDN) merupakan arsitektur jaringan yang&#13;
dikendalikan oleh perangkat lunak. Jika pada arsitektur jaringan tradisional control&#13;
plane dan data plane berada dalam satu perangkat yang menyatu. Untuk jaringan SDN,&#13;
kedua perangkat tersebut bahkan tidak harus berada dalam suatu ruangan. Control&#13;
plane disebut controller, berfungsi sebagai pengelola seluruh jaringan. Data plane&#13;
disebut switch, berfungsi sebagai pengatur jaringan sederhana. Banyak hal yang&#13;
ditawarkan oleh SDN, diantaranya adalah pengelolaan jaringan secara terpusat,&#13;
kemudahan penambahan dan konfigurasi perangakat dan juga kualitas Quality of&#13;
Services (QoS) yang lebih baik. Terdapat beberapa jenis topology jaringan SDN,&#13;
diantaranya adalah topology single, linear dan tree. Pemisahan controller dengan&#13;
switch  memunculkan isu kegagalan jaringan tunggal pada sisi controller. Salah satu&#13;
serangan yang dapat melakukan hal tersebut adalah DDoS. DDoS yang ditujukan&#13;
terhadap controller bertujuan untuk menghabiskan bandwidth, sedangkan yang&#13;
ditujukan terhadap switch bertujuan untuk menghabiskan memory tabel penerusan&#13;
paket. Penelitian ini membandingkan dampak serangan DDoS terhadap controller dan&#13;
switch jaringan SDN yang menggunakan topology single. Struktur topology single&#13;
hanya terdapat satu controller dan satu switch. Sehingga didapatkan bahwa serangan&#13;
DDoS mampu mempengaruhi kualitas jaringan SDN baik pada parameter throughput,&#13;
jitter maupun packet loss. Nilai throughput serangan DDoS terhadap controller lebih&#13;
baik pada beban 10 Mb/s yaitu 29,87 Mb/s dibandingkan dengan throughput serangan&#13;
DDoS terhadap switch yaitu sebesar 29,61 Mb/s. Nilai jitter akibat serangan DDoS&#13;
terhadap controller lebih baik pada beban 8,9 dan 10 Mb/s yaitu 5,197 ms, 4,927 ms&#13;
dan 4,807 ms dibandingkan dengan nilai jitter akibat serangan DDoS terhadap switch&#13;
yaitu 6,165 ms, 5,177 ms dan 6,265 ms. Nilai packet loss akibat serangan DDoS&#13;
terhadap controller lebih baik pada beban 9 dan 10 Mb/s yaitu 0,0 % dan 2,0%&#13;
dibandingkan dengan nilai packet loss akibat serangan DDoS terhadap switch yaitu&#13;
0,3% dan 3,2%.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>67450</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-27 11:40:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-31 11:12:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>