HUBUNGAN KONSUMSI KOPI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN KONSUMSI KOPI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

DERA SENTI AGCHANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1607101010049

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kopi merupakan salah satu jenis minuman yang populer dan digemari di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Salah satu zat yang terdapat dalam kopi adalah kafein. Sifat kafein ini dapat memengaruhi sistem saraf simpatis tubuh dan dapat berefek pada fungsi kognitif seseorang seperti kemampuan logika, daya ingat, berbahasa, konsentrasi, pengambilan keputusan serta persepsi terhadap estetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi kopi terhadap memori jangka pendek mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan pendekatan non randomized pretest postest control group. Alat dan instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes digit span forward dan backward Wechsler Adult Intelligence Scale (WAIS) IV. Penelitian dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala sejak tanggal 10 Oktober hingga 9 November 2019. Hasil penelitian dengan jumlah 100 responden yang terdiri dari 50 kelompok kontrol dan 50 kelompok uji. Memori jangka pendek kelompok uji yang diberikan perlakuan memperlihatkan peningkatan memori jangka pendek sebesar 1,24 poin. Hasil analisis data dengan menggunakan uji statistik Uji T Berpasangan terdapat hubungan pada kelompok uji (p = 0,001 < ? = 0,05). Hasil analisis juga dilakukan untuk menghubungkan kelompok kontrol dan uji dengan uji statistik Uji T tidak berpasangan namun tidak didapatkan hubungan yang signifikan (p = 0,140 > ? = 0,05) antara konsumsi kopi dengan memori jangka pendek mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Faktor lain seperti genetik, kadar glukosa darah, proses konsolidasi memori atau aktivitas dapat dipertimbangkan sebagai faktor terbesar dalam meningkatkan memori jangka pendek seseorang.
Kata Kunci: Memori Jangka Pendek, Kopi, Kafein

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK