PERAN UPAYA KHUSUS (UPSUS) DAN PENYULUH PENDAMPING TERHADAP PRODUKTIVITAS KOMODITI TANAMAN PADI, JAGUNG, KEDELAI DI PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERAN UPAYA KHUSUS (UPSUS) DAN PENYULUH PENDAMPING TERHADAP PRODUKTIVITAS KOMODITI TANAMAN PADI, JAGUNG, KEDELAI DI PROVINSI ACEH


Pengarang

DANIL RIZAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405102010052

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak.Komoditi padi, jagung dan kedelai menjadi target dalam program kebijakan pemerintah karena ketahanan pangan adalah faktor penting yang menentukan kesejahteraan masyarakat. Program Upaya Khusus (UPSUS) dibuat untuk mengatasi permintaan pasar akankomoditi tersebut. Program ini dijalankan untuk menjaga kedaulatan pangan dalam waktu tiga tahun mendatang yang difokuskan pada peningkatan produksi tiga komoditi padi, jagung, kedelai atau yang dikenal dengan (PAJALE). Penyuluh merupakan agen pergerakan yang menjadi salah satu basis utama dalam melaksanakan program pemerintah. Penyuluh mempunyai tiga peran diantaranya yaitu sebagai fasilitator, dinamisator, dan motivator. Penelitin ini bertujuan mengetahui peran UPSUS PAJALE terhadap produktivitas petani tanaman padi, jagung, kedelai dan mengetahui persepsi petani padi, jagung, kedelai di Provinsi Aceh terhadap peran penyuluh pendamping. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bantuan modal UPSUS yang diberikan kepada petani belum tercapai secara merata dan belum optimal meningkatkan produktivitas petani. Selain itu, ketersediaan bantuan modal dan manfaat bantuan modal belum mampu meningkatkan produktivitas petani dilihat dari tidak adanya perbedaan yang signifikan dalam hasil produksi antara yang tidak pernah, jarang dan sering menerima bantuan. Penyuluh pendamping pada komoditi padi dalam membantu petani serta memberikan inovasi baru sudah membantu walaupun belum optimal. Disisilain, peran penyuluh dalam membantu petani menghubungkan akses pasar masih tergolong rendah. Peran penyuluh komoditi jagung dalam membantu petani dan memberikan inovasi sudah sering dirasakan namun sebagian besar petani tidak pernah merasakan peran penyuluh. Peran penyuluh pada komoditi kedelai dalam membantu petani sudah tergolong sering dibanding kan dengan yang tidak pernah, namun peran penyuluh dalam memberikan inovasi baru dan membantu petani dalam mengakses pasar masih tergolong rendah.
Kata Kunci :program UPSUS PAJALE, peran penyuluh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK