UJI DAYA HAMBAT MADU SEULAWAH TERHADAP PERTUMBUHAN METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

UJI DAYA HAMBAT MADU SEULAWAH TERHADAP PERTUMBUHAN METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS


Pengarang

RIZKA RAMADHAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1607101010087

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Angka Resistensi bakteri terus mengalami peningkatan dan menimbulkan masalah besar di seluruh dunia. Salah satu bakteri yang telah mengalami resistensi adalah Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Bakteri ini merupakan Staphylococcus aureus yang telah mengalami perubahan kode genetik sehingga menjadi resisten terhadap semua strain antibiotik beta-laktam. Terkait dengan tingginya angka resistensi bakteri terhadap antibiotik maka diperlukan alternatif obat baru, salah satunya adalah dengan menggunakan bahan alam yang dipercaya memiliki efek antimikroba yaitu madu Seulawah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan daya hambat madu Seulawah dan pengaruh konsentrasinya terhadap MRSA. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat kali pengulangan, yang terdiri dari enam kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan terdiri dari kelompok kontrol negatif (akuades), kelompok kontrol positif (linezolid 30 µg), dan kelompok madu Seulawah dengan konsentrasi 70%, 80%, 90% dan 100%. Uji daya hambat antimikroba ini dilakukan dengan metode difusi cakram. Hasil penelitian ini menunjukkan madu Seulawah dengan konsentrasi 70%, 80%, 90% dan 100% masing-masing memiliki daya hambat terhadap MRSA dengan diameter zona hambat rata-rata 8,40 mm, 8,62 mm, 9,61 mm, dan 11,91 mm. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan uji Kuskal Wallis dilanjutkan dengan uji metode Mann-Whitney yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK