<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="67256">
 <titleInfo>
  <title>STUDI LAJU KOROSI DAN PERKEMBANGAN PRODUK KOROSI ATMOSFERIK PADA BAJA PROFIL SIKU AKIBAT PEMAPARAN DI LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK UNSYIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhibul Jamal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh merupakan Ibukota Provinsi Aceh yang terletak dipesisir pantai diujung pulau Sumatera, dengan ketinggian rata 0,80 meter diatas permuakaan laut. Wilayah Kota Banda termasuk salah satu daerah marine yang miliki tingkat korosifitas yang tinggi terhadap serangan korosi atmosferik yang dipengaruhi oleh lingkungannya. Secara umum korosi merupakan penurunan suatu mutu logam yang diakibatkan oleh reaksi elektrokimia dengan lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini mengkaji laju korosi dan perkembangan produk korosi atmosferik baja profil siku. Dalam penelitian ini menggunakan baja karbon yang berbentuk profil siku dengan ukuran dimensi 65 mm dengan ketebalan 6 mm (SNI 07-2054-2016) diletakkan dilingkungan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Spesimen penelitian yang digunakan merujuk pada ASTM G-50 yang berbentuk coupon dan pengukuran nilai laju korosi merujuk pada ASTM G-1. Waktu penelitian berlangsung selama enam bulan, pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan April sampai dengan bulan September 2019. Bentuk morfologi diindentifikasi menggunakan alat SEM (Scanning Electron Microscopy) dengan tipe HITACHI TM 3000. Produk korosi yang terbentuk selama enam bulan ekspusur adalah iron oxide  lepidocrocite dan goethite dengan ukuran yang berbeda-beda. Produk korosi yang ditemukan selama enam bulan pemaparan iron oxide lepidocrocite memiliki senyawa kimia ?-FeOOH dan goethite  dengan senyawa kimianya ?-FeOOH. Hasil laju korosi yang disimpulkan baja profil siku memiliki ketahanan korosi relatif (relative corrosion resistance) dalam level outstanding (</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>67256</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-26 09:42:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-26 10:21:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>