PENGARUH PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP LUAS DAERAH RESAPAN AIR DI SUB DAS LAUT TAWAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP LUAS DAERAH RESAPAN AIR DI SUB DAS LAUT TAWAR


Pengarang

Imam Cato Reyhan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405106010039

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak. Kekritisan pada suatu Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat disebabkan karena kurangnya daerah yang menjadi resapan air, dimana daerah resapan air semakin berkurang dikarenakan perubahan lahan yang diakibatkan oleh aktivitas manusia, seperti penebangan hutan dan pembangunan pemukiman pada daerah yang seharusnya menjadi tempat konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perubahan penggunaan lahan terhadap luas daerah resapan air serta mengetahui limpasan permukaan yang terjadi pada Sub DAS Laut Tawar. Analisis daerah resapan dilakukan dengan perbandingan antara infiltrasi potensial dan aktual, sedangkan analisis limpasan permukaan dengan menggunakan Soil Conservation-Service Curve Number (SCS-CN). Hasil dari penelitian daerah resapan air di Sub DAS Laut Tawar dari tahun 2014-2018 diperoleh luas daerah resapan air sebesar 33169,83 ha, yang terdiri dari 4 (empat) kategori yaitu kondisi baik, normal alami, mulai kritis dan agak kritis. Persentasi luas dari tiap kondisi resapan air adalah : 1) Kondisi baik (66,29%, 87,02%, 81,94%, 81,99%, 82,03%); 2) Kondisi normal alami (27,09%, 3,97%, 8,43%, 8,39%, 8,34%); 3) Kondisi mulai kritis (6,57%, 8,87%, 9,49%, 9,49%, 9,49%); dan 4) Kondisi agak kritis (0,05%, 0,13%, 0,13%, 0,13%, 0,13%,). Limpasan permukaan yang terjadi pada tahun 2014-2018 di Sub DAS Laut Tawar berdasarkan kondisi daerah resapan air yaitu : 1) Kondisi baik (16,51 mm, 69,34 mm, 14,50 mm, 23,42 mm, 33,42 mm); 2) Kondisi normal alami (24,35 mm, 239,07 mm, 47,06 mm, 82,78 mm, 91,50 mm); 3) Kondisi mulai kritis (127,60 mm, 395,31 mm, 173,76 mm, 308, 27 mm, 307,74 mm); dan 4) Kondisi agak kritis (155,86 mm, 351,58 mm, 151,13 mm, 268,43 mm, 269,42 mm).

Kata kunci : DAS, Daerah Resapan, Limpasan Permukaan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK