MENGEMBANGKAN RASA PERCAYA DIRI ANAK USIA DINI DENGAN METODE BERMAIN PERAN MAKRO DI PAUD BUNGONG TANJONG KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MENGEMBANGKAN RASA PERCAYA DIRI ANAK USIA DINI DENGAN METODE BERMAIN PERAN MAKRO DI PAUD BUNGONG TANJONG KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Madrisah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506104210003

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / PG PAUD (S1) / PDDIKTI : 86207

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Madrisah. 2019 Mengembangkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini dengan Metode Bermain Peran Makro di PAUD Bungong Tanjong Kabupaten Aceh Besar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala.
Pembimbing:

(1) Dr. Anizar Ahmad, M.Pd (2) Siti Naila Fauzia, S.Pd., M.Pd

Kata Kunci : rasa percaya diri, anak usia dini, metode bermain peran makro
Rasa percaya diri adalah kemampuan yang dimiliki anak untuk mengekspresikan perasaan, mampu berinteraksi dengan orang lain dan berani menghadapi kehidupan di lingkungan. Masalah yang dijumpai di PAUD Bungong Tanjong, Kabupaten Aceh Besar ada 5 orang anak yang tidak percaya diri yaitu kurang berkomunikasi, takut dan malu maju ke depan kelas. Seharusnya pada usia 4-5 tahun anak sudah bisa menunjukkan rasa percaya diri, mandiri, dan yakin atas kemampuan diri sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan rasa percaya diri anak usia dini melalui metode bermain peran makro di PAUD Bungong Tanjong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada siklus I pertemuan pertama anak yang mulai berkembang 5 orang, pertemuan kedua anak mulai berkembang 2 orang dan anak berkembang sesuai harapan 3 orang. Siklus II pertemuan pertama anak yang berkembang sesuai harapan berjumlah 3 orang dan anak yang berkembang sangat baik berjumlah 2 orang. Pertemuan kedua anak berkembang sangat baik berjumlah 5 orang. Disimpulkan bahwa melalui bermain peran makro dapat mengembangkan rasa percaya diri anak. Sebaiknya guru dapat menerapkan permainan yang bisa mengembangkan rasa percaya diri anak salah satunya dengan bermain peran makro.

?

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK