<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="67180">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DURASI PENYIMPANAN CETAKAN ALGINAT TERHADAP STABILITAS DIMENSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ASTRILIA RIADY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Nama			:   Astrilia Riady&#13;
Fakultas		:   Kedokteran Gigi&#13;
Program Studi		:   Pendidikan Dokter Gigi&#13;
Judul			:   Pengaruh Durasi Penyimpanan Cetakan Alginat  &#13;
    Terhadap Stabilitas Dimensi &#13;
&#13;
Gigi tiruan yang baik sangat dipengaruhi oleh hasil cetakan yang baik. Banyak bahan cetak yang dapat digunakan diantaranya adalah alginat. Alginat merupakan bahan cetak yang umum digunakan karena memiliki harga terjangkau dan mudah digunakan bila dibandingkan dengan bahan cetak lain. Alginat cenderung mengalami distorsi karena imbibisi atau sineresis, sehingga cetakan alginat harus segera dilakukan pengecoran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari durasi penyimpanan cetakan alginat sebelum dilakukan pengecoran terhadap stabilitas dimensi. Cetakan alginat disimpan didalam zip lock plastic bag yang terlebih dahulu sudah dimasukkan paper towel yang dibasahi 30 ml air suling 10 menit sebelumnya. Penelitian ini memiliki 4 kelompok perlakuan yaitu 0 menit, 12 menit, 60 menit, dan 24 jam. Penyimpanan dilakukan pada 3 kelompok perlakuan yaitu 12 menit, 60 menit, dan 24 jam sebelum dilakukan pengecoran dengan gypsum tipe III. Setelah dilakukan pengecoran, dilakukan pengukuran dari sisi anteroposterior (AP) (10 mm dari midline insisivus ke gigi 16) dan dari sisi lengkung rahang (CA) (gigi 16 ke gigi 26) menggunakan kaliper digital dengan ketelitian 0,01 mm. Data penelitian di analisis menggunakan metode ANOVA satu arah dan Tukey’s post-hoc test (p</note>
 <subject authority="">
  <topic>DENTURES BRIDQES</topic>
 </subject>
 <classification>617.692</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>67180</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-24 12:16:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-06 11:51:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>