HUBUNGAN SKABIES DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SANTRI PONDOK PESANTREN RUHUL FATA DI ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN SKABIES DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SANTRI PONDOK PESANTREN RUHUL FATA DI ACEH BESAR


Pengarang

RIZKI MAULANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1607101010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.57

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh parasit tungau Sarcoptes scabiei. Skabies merupakan masalah yang belum terselesaikan di Indonesia, kasus skabies menduduki urutan ketiga dari 12 penyakit kulit tersering di Indonesia, kejadian skabies meningkat pada lingkungan yang padat hunian seperti pondok pesantren. Gejala utama yang ditimbulkan adalah gatal terutama meningkat pada saat malam hari. Munculnya gejala skabies dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas tidur pada akan berdampak pada konsentrasi, sehingga mempengaruhi prestasi belajar santri yang menderita skabies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan skabies dengan prestasi belajar pada Santri Pondok Pesantren Ruhul Fata di Aceh Besar. Penelitian ini menggunakkan desain analitik observasional dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri laki-laki di Pondok Pesantren Ruhul Fata yaitu sebanyak 2.022 santri. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 104 santri. Pengambilan sampel menggunkan teknik propability sampling dengan metode stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri dengan penyakit skabies sebanyak 66,3%, dengan presatasi belajar kurang baik sebesar 42,3%. Hasil uji statistik Korelasi Spearman pada confidence interval 95% dan ?=0,05 diperoleh p value 0,004 menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara skabies dengan prestasi belajar dangan koefisien korelasi 0.279 menunjukkan hubungan yang lemah. Pada penelitian didapatkan RP=1,860 (CI; 1,137-3,042) yang menunjukkan santri yang menderita skabies 1.86 kali lebih berisiko mendapatkan prestasi belajar kurang baik dibandingkan dengan santri yang tidak menderita skabies.
Kata Kunci: Skabies, Prestasi belajar, Pondok pesantren

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK