Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
OPTIMASI KEBUTUHAN ASUPAN GIZI HARIAN BALITA UMUR 1-3 TAHUN MENGGUNAKAN METODE SIMPLEKS DUA FASE
Pengarang
HERENIKA KRISTINA S - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1508101010055
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Balita adalah usia dimana proses pertumbuhan dan perkembangan anak yang sangat penting untuk diperhatikan. Proses ini akan berkembang dengan pesat baik dari fisik maupun mental pada balita yang akan mempengaruhi sampai usia dewasa kelak. Pada masa balita memerlukan makanan yang mengandung gizi seimbang untuk mendukung proses tersebut. Namun masih terdapat kendala dalam pemenuhan kebutuhan asupan gizi pada balita seperti kurangnya pengetahuan dalam menyajikan makanan yang baik dan penghasilan orang tua yang rendah dalam memenuhi kebutuhan gizi balitanya. Untuk memperoleh asupan gizi yang optimal dapat dilakukan penyusunan menu makanan sehat dan seimbang yang dikenal dengan pedoman gizi seimbang. Dalam hal ini, dianalisis pemenuhan kebutuhan asupan gizi pada balita umur 1-3 tahun dengan biaya pengeluaran yang minimum dengan memperhatikan kandungan gizi yang ada di dalam makanan tersebut. Setelah itu, akan dibentuk model optimalisasi dengan menghitung jumlah bahan makanan yang dibutuhkan sesuai standar Angka kecukupan gizi (AKG) balita umur 1-3 tahun. Dalam penelitian ini digunakan metode simpleks dua fase untuk mengetahui asupan gizi optimal yang akan dikonsumsi balita umur 1-3 tahun. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan di atas bahwa terdapat empat kombinasi menu makanan yang optimal dengan memiliki biaya minimum yaitu menu makanan yang kelima, keenam, ketujuh dan kedelapan. Tetapi, dari keempat menu tersebut terdapat dua menu makanan yang memiliki biaya paling minimum yaitu menu kelima dan ketujuh sebesar Rp8.394,76. Dimana jenis bahan makanan pada menu kelima yaitu beras, tahu, bayam, ayam dan pepaya. Sedangkan bahan makanan pada menu ketujuh yaitu beras, tahu, ayam, pepaya dan wortel. Dari kedua menu tersebut, orang tua atau masyarakat dapat memilih dari kedua kombinasi menu makanan yang disajikan untuk memenuhi kebutuhan gizi balita umur 1-3 tahun dengan biaya yang minimum.
Kata Kunci : Gizi Seimbang, Metode Simpleks Dua Fase, Balita, Nutrisi.
Tidak Tersedia Deskripsi
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI STATUS GIZI BALITA DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN REGRESI LOGISTIK ORDINAL (Nurul Hidayati, 2022)
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN INGIN JAYA ACEH BESAR TAHUN 2011 (Isnur Fitriawati, 2022)
LOGIKA FUZZY UNTUK MENENTUKAN NILAI GIZI BALITA (Irfan Yunita, 2021)
PENGARUH FAKTOR SOSIAL BUDAYA DAN ASUPAN MAKANAN TERHADAP GIZI KURANG PADA BALITA DI GAMPONG COT LAWEUENG KECAMATAN MUARAT TIGA KABUPATEN PIDIE (KHAIRIAH, 2013)
HUBUNGAN FAKTOR EKONOMI DAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PEMAHAMAN POLA ASUPAN GIZI SEIMBANG PADA BALITA DI GAMPONG KUTABULOH I KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN (Bela Futri Rismayanti, 2021)